Merdeka.com tersedia di Google Play


Mendag: Masyarakat lebih suka membeli HP ilegal

Reporter : Muhammad Mirza Harera | Sabtu, 18 Mei 2013 14:02


Mendag: Masyarakat lebih suka membeli HP ilegal
Nokia handphone. ©akasiacell.blogspot.com

Merdeka.com - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyatakan saat ini pertumbuhan ekonomi di Indonesia tengah berkembang dengan baik. Namun, dia mengaku heran, dengan perekonomian yang baik, masyarakat Indonesia justru lebih menyukai membeli telepon seluler (handphone) ilegal (black market) dibanding handphone yang dijual secara resmi.

"Nomor manufakturnya belum terdaftar di pemerintah, tetapi yang beli ngantri. Handphone yang kita bisa beli di luar negeri harusnya bisa dibeli di Jakarta. Tapi dengan ini, akan hilang kesempatan kita," kata Gita di Hotel Atlet Century saat memberikan sambutan di acara Musda Barindo, Jakarta, Sabtu, (18/5).

Gita berharap kebiasaan membeli barang selundupan tidak terus dilakukan masyarakat. Hal itu, sedikit banyak akan mempengaruhi kondisi perekonomian.

"Negara seharusnya bisa mendapatkan pemasukan melalui datangnya barang impor. Namun dengan selundupan, negara justru mengalami kerugian," ujarnya.

Untuk itu masyarakat harus segera sadar bahwa pentingnya membeli barang yang legal atau resmi. Jangan sampai menjadi kebiasaan untuk membeli barang selundupan.

"Jangan sampai 20 tahun dari hari ini, kita masih membeli handphone di Shangai," tuturnya.

Sebelumnya, Gita Wirjawan bersama rombongan sempat melakukan blusukan ke kawasan pertokoan ITC Roxy Mas, Jakarta Barat. Kawasan itu dikenal sebagai salah satu pusat penjualan barang-barang elektronik, mulai dari telepon seluler hingga komputer.

Aksi blusukan Gita ini bertujuan mengawasi peredaran barang elektronik impor. Khususnya produk ponsel terbaru seperti BlackBerry Z10, tablet iPad, dan ponsel iPhone buatan Apple yang tidak memenuhi aturan pemerintah.

Saat menyambangi beberapa kios di lantai 1 dan 2 ITC Roxy, Gita dua kali menemukan kios sudah menjual BlackBerry Z10, tapi tidak memenuhi ketentuan yang diberlakukan.

[bmo]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Ekspor Impor, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Ekspor Impor.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Edarkan uang palsu, pensiunan PNS dicokok polisi di Surabaya
  • Jokowi di Bali, berencana hadiri pernikahan bangsawan Bali
  • Cecilia Cheung akui dia sempat jadi selingkuhan!
  • Anggota TNI AU dilaporkan cabuli putrinya yang berusia 18 bulan
  • SDA tunjuk Isa Muchsin gantikan Romi sebagai Sekjen PPP
  • Prabowo: Kami sangat serius & teliti cari cawapres
  • Gagal kelola pajak bikin utang luar negeri bengkak
  • Ubah lagu Marilah Kemari, Alexa tak izin Titiek Puspa
  • Suryadharma perkenalkan koalisi Gabah (Garuda-Kabah)
  • Tak datang di deklarasi, Romi tegaskan masih Sekjen PPP
  • SHOW MORE