Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mendag: Makanan kedaluwarsa banyak beredar saat Natal dan Tahun Baru

Mendag: Makanan kedaluwarsa banyak beredar saat Natal dan Tahun Baru Mendag Enggartiasto Lukita. Hana©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memperingatkan agar para pedagang tidak menjual barang-barang kedaluwarsa dan tak layak konsumsi, termasuk makanan dan minuman. Sebab, menjelang Natal dan Tahun Baru banyak makanan dan minuman kedaluwarsa yang beredar di pasaran.

"Dengan GAPMMI dan Aprindo saya sudah ingatkan agar anggotanya jangan coba-coba jual makanan dan minuman kedaluwarsa. Kita akan minta yang sudah kedaluwarsa untuk ditarik dari produsennya. Jangan kita jual yang kedaluwarsa," katanya di kantornya, Jakarta, Jumat (9/12).

Selain itu, pihaknya juga melakukan pengawasan dan penyelidikan di pasar untuk menghentikan peredaran barang-barang kedaluwarsa dan tak layak konsumsi. Sehingga, pemerintah bisa langsung memberikan sanksi kepada pedagang dan menarik barang-barang tersebut.

"Kami melakukan pengawasan dan penyelidikan di pasar-pasar. Karena biasanya parsel-parsel itu luput dari perhatian kami. Sekarang saya ingatkan sanksinya agak keras karena itu sudah melanggar peraturan dan tata niaga yang ada," imbuhnya.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan mengatakan sanksi yang akan diberikan adalah peringatan dan pencabutan izin usaha, sesuai dengan undang-undang. "Jika pedagang itu ketahuan selalu menjual makanan dan minuman kedaluwarsa, kami akan langsung cabut izin usaha tanpa ada peringatan," tegas Oke.

Kemendag juga akan meningkatkan kegiatan pengawasan dan pengendalian bersama instansi terkait terhadap barang yang beredar di pasar guna mengurangi peredaran barang yang kedaluwarsa, barang impor selundupan, dan barang yang tidak aman dikonsumsi.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP