Mendag Lutfi Berjanji Bekerja Transparan agar Masyarakat Tak Merasa Dicurangi
Merdeka.com - Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi berjanji akan menjadi wasit tinju yang adil selama memimpin Kementerian Perdagangan. Hal itu disampaikannya setelah menghadap Presiden Jokowi di Istana Negara, Selasa (22/12).
"Pada saat yang bersamaan saya akan berjanji karena Menteri Perdagangan itu kalau dianalogikan sama seperti wasit bertinju. Di mana pembeli dan penjualnya adalah petinjunya dan rakyat Indonesia adalah penontonnya," ujar dia.
Dia bilang, ketika seorang wasit dalam hal ini menteri perdagangan tidak melakukan tugas sesuai dengan hal yang semestinya, maka masyarakat selaku penonton dan pedagang selaku petinju akan merasa dicurangi.
"Oleh karena itu, saya akan berjanji menjadi transparan," jelas dia.
Mantan Dubes RI untuk Amerika Serikat ini juga berjanji akan memperbaiki kinerja Kementerian Perdagangan. Diantaranya harus bekerja secara lebih efisien. "Ini untuk mensejahterakan bangsa dan negara," ucap dia mengakhiri.
Presiden Jokowi Angkat Muhammad Lutfi Sebagai Menteri Perdagangan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi, resmi memberi amanah Muhammad Lutfi sebagai menteri perdagangan yang baru. Besok, usai pelantikan, Muhammad Lutfi akan langsung menggantikan Agus Suparmanto, sebagai menteri perdagangan saat ini.
Dipilihnya Muhammad Lutfi tidak mengherankan. Sebab, Lutfi sempat mengisi posisi menteri perdagangan pada zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, 14 Februari 2014, menggantikan Gita Wirjawan.
Selain itu, Lutfi juga tercatat sempat menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) periode 16 Mei 2005 - 22 Oktober 2009.
Rekam jejak Lutfi terbilang kental di ranah ekonomi dan bisnis. Dia juga pernah menjabat sebagai duta besar Indonesia untuk Jepang pada 2010 dan Amerika Serikat pada 14 September 2020.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya