Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mendag ancam bawa importir beras impor berchlorin ke ranah hukum

Mendag ancam bawa importir beras impor berchlorin ke ranah hukum stok beras Nasional. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi cukup kesal dengan isu beredarnya beras impor asal Vietnam yang mengandung chlorin atau zat pemutih. Menurut Lutfi, chlorin dalam beras sangat berbahaya dan tidak laik konsumsi.

Kekesalan Lutfi membuatnya bakal menuntut importir nakal tersebut ke jalur hukum dengan pasal kriminalisasi. Menurut Lutfi, sanksi pencabutan izin impor saja tidak cukup saat ini.

"Bukan hanya ditarik keleluasaan impornya, tapi (importir) harus dituntut secara kriminal. Ini bahaya dan musti diberantas," ucap Lutfi saat ditemui di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (19/3).

Namun demikian, kebenaran isu beras mengandung chlorin ini masih dicek di Direktorat Bea Cukai Kementerian Keuangan. "Saya mengecek chlorin adalah barang berbahaya ada di beras bercampur dan kalau ada harus ditarik. Konfirmasi dirjen bea cukai tidak sampai pada pengecekan chlorin. Kalau ada pasti ditarik," tegasnya.

Sampai saat ini, Lutfi meyakini beras bercampur chlorin tidak ada beredar di pasaran. "Tidak ada itu sebenarnya. Ga ada chlorinnya. Kalau ada nanti ada bagian kita yang menariknya," tutupnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP