Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mendag akui pembuatan kebijakan terkendala data tak akurat

Mendag akui pembuatan kebijakan terkendala data tak akurat Thomas Lembong. ©2014 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong mengatakan ketidakakuratan data masih menjadi kendala dalam menyusun kebijakan. Ketidakakuratan itu bisa ditimbul dari perbedaan data antarinstansi pemerintah.

"Saya kira sudah rahasia publik kalau data kita simpang siur, berantakan dan akhirnya kebijakan di pusat saja simpang siur karena data yang tidak beres," kata Thomas, Jakarta, Rabu (27/1).

Thomas mengaku tak malu mengakui itu. Menurutnya, persoalan klasik tersebut harus tersebut dibenahi.

"Kalau mau benahi suatu masalah, kita harus mengakuinya," katanya. "Saya nggak terlalu sedih, marah, kita akui secara jujur dan mulai membenahinya."

Hal senada diungkapkan Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution. Dia menyebut ketidakakuratan data adalah warisan lama.

"Memang persoalan data masih menjadi masalah. Ini area yang tidak pernah diperbaiki setahap demi setahap. Cara kerja kita sukanya langsung banting setir kalau ada program yang tidak bisa dipertahankan." (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP