Menanti Obama potong anggaran belanja AS Rp 822 triliun
Merdeka.com - Setelah akhir tahun lalu Amerika Serikat tegang menanti membludaknya timbunan utang, kini negara Paman Sam kembali tegang lantaran menunggu keputusan pahit yang telah ditunda selama tiga bulan lalu. Saat ini, Presiden Barack Obama akan bertemu dengan pihak Parlemen di Gedung Putih untuk membicarakan hal tersebut.
Ternyata membuat keputusan yang besar ini membuat gugup para pemangku kepentingan. Contohnya adalah salah satu anggota partai Republik, Rep Peter King. Dia memilih untuk pulang kampung ke New York sebelum pertemuan itu diadakan.
"Melarikan diri adalah tindakan yang gila. Saya pikir presiden harus menunjukkan sedikit kepemimpinan dan Kongres harus melakukan hal yang lebih baik. Tapi jika saya hanya duduk di sini juga tidak akan berguna," ujar dia seperti yang dikutip dari CNN.
Di sisi lain, partai Demokrat malah mengkritisi langkah para politisi Republik itu lantaran tidak berada di tempat saat detik-detik pemotongan anggaran akan berlangsung.
Sementara itu menurut laporan dari BBC News, seharusnya kebijakan pemotongan anggaran belanja ini dilakukan sejak dua tahun yang lalu. Meskipun kebijakan pemotongan anggaran ini sangat menyakitkan, namun dari kedua partai dominan tidak mempunyai pilihan lain.
Meskipun ratusan ribu pengangguran akan tercipta, namun pemerintah menjamin tidak akan menutup program kepemerintahan seluruhnya.
Pemotongan anggaran ini akan naik secara bertahap selama 10 tahun ke depan dengan total pemotongan anggaran USD 1,1 triliun (Rp 10.344,2 triliun) hingga 2023 nanti.
Jika nanti tidak ada kesepakatan antara dalam pertemuan Obama dengan Parlemen, maka keduanya harus menandatangani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) AS pada pukul 23:59 waktu Amerika Serikat (Sabtu 11:59 WIB).
Jika keadaan tersebut berlangsung, maka pemotongan anggaran sebesar 10 persen dengan tambahan 8,5 persen akan diberlakukan. Dengan begitu, setidaknya para PNS Amerika tidak akan menerima gaji selama 22 hari tahun ini.
Namun, pemotongan gaji tersebut tidak akan dilakukan selama 22 hari secara berturut-turut. Melainkan disebar dalam jangka waktu 7 bulan. (mdk/rin)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya