Menaker Hanif Target 150 Desa Masuk Program Desa Migran Produktif
Merdeka.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berjanji akan mengoptimalkan program Desa Migran Produktif alias Desmigratif. Program ini dinilai dapat membangkitkan pembangunan ekonomi di desa.
Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri mengatakan, pada tahun 2019 ini, Kemnakar menargetkan 150 desa masuk program desmigratif.
"Masih jalan, Desmigratif untuk tahun ini sekitar 150 desa yang kita jalankan dengan program desmigratif itu di 10 provinsi, sekitar 60 kabupaten," kata dia saat ditemui di Kemnaker, Jakarta, Jumat (1/3).
Hanif mengakui, meski terjadi kenaikan jumlah desa sasaran program dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, kenaikan tersebut tidak tinggi. Diketahui, tahun 2018, program ini menyasar 130 desa.
"Naik. Cuma kenaikannya tidak melonjak begitu, karena anggaran kita untuk itu relatif terbatas," ungkap Hanif.
Karena itu, pihaknya mendorong agar Pemerintah Daerah baik di Provinsi maupun Kabupaten/Kota untuk turut ambil bagian dalam pendanaan program ini. "Kita bikin role model-nya, jadi ada modeling dari Kementerian untuk pelayanan dan perlindungan TKI dari desa. Kemudian nanti kita berharap pemerintah Provinsi atau Kabupaten/Kota juga bisa mereplikasi itu di desa-desa yang kebetulan belum," jelas dia.
"Karena kalau kami kan desanya tiap tahun paling satu kabupaten atau satu provinsi kita kasih dua desa sebagai model. Kalau provinsinya bisa lebih kenceng, kabupatennya lebih kenceng, saya kira akan makin banyak desa2 yang terjangkau oleh program desa desmigratif," tandasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya