Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mei 2015, kunjungan wisatawan Australia kembali turun

Mei 2015, kunjungan wisatawan Australia kembali turun Turis berjemur di Kuta. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan kunjungan wisatawan asing ke Indonesia pada Mei 2015. Dari data BPS, jumlah wisatawan asing mencapai 793.500 orang atau naik 5,47 persen dibandingkan Mei 2014 yang tercatat sebanyak 752.400.

Jika dibandingkan kunjungan pada April 2015, angka pada Mei 2015 mengalami kenaikan 5,82 persen. Kepala BPS Suryamin menuturkan, hendaknya pemerintah memperhatikan peningkatan kunjungan wisatawan mengingat ini menjadi salah satu sumber devisa yang menjanjikan.

"Peningkatan empat bulan terakhir mengungguli tahun lalu, diharap bisa mendongkrak PDB dan subsektor lainnya," ujar Suryamin di kantornya, Jakarta, Rabu (1/7).

Dilihat dari asal negara, Singapura masih mendominasi angka kunjungan wisatawan asing yaitu sebanyak 143.031 orang. Sedangkan sisanya berasal dari Malaysia 130.481, China 79.147 dan Jepang 35.211.

"Wisman asal China meningkat kemungkinan juga terkait mulai Mei ada pembukaan tiga jalur penerbangan oleh Garuda Indonesia, yaitu ke Kunming, Shenzhen, Tianjin. Ini artinya transportasi udara kita juga berkembang," jelas dia.

Angka kunjungan wisatawan Australia kembali menurun. Pada Mei 2014 sebanyak 91.291 orang, sedangkan pada Mei 2015 tercatat hanya 81.119 orang.

"Itu ada lah alasan-alasannya. Kalau wisman dari Australia ini kan masuk dari dua pintu yaitu Lombok dan Bali, itu dua-duanya turun," ungkapnya.

Sementara itu, dari sisi pintu masuk, Bandara Ngurah Rai Denpasar mencatat 287.141 kunjungan wisatawan asing. Angka ini turun 7,34 persen dibandingkan April 2015 yang mencapai 309.888.

"Bali month to month turun, karena sebagian besar dari Australia. Tapi kalau secara keseluruhan yang dari Australia hanya sebesar 10 persen," papar dia.

Sedangkan dari pintu masuk lain, seperti di Bandara Kualanamu pada Mei 2015 sebanyak 17.558 kunjungan, Batam 148.920 kunjungan, Soekarno-Hatta 189.307 kunjungan, Husein Sastranegara 18.902 kunjungan, dan Juanda 17.355 kunjungan.

"Kualanamu banyak dari Malaysia, Singapura. Kalau Batam karena memang disamping ada long weekend, di sana juga ada pembangunan objek wisata baru, diresmikan pintu gerbang Chengho dan juga ke Babel (Bangka Belitung), jadi cukup signifikan," tutup dia. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP