Megawati nilai Indonesia belum butuh kereta cepat
Merdeka.com - Presiden kelima Megawati Soekarnoputri turut mengkritisi proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Megawati mengatakan saat ini Indonesia belum saatnya memiliki kereta cepat.
"Kereta cepat apa bener sudah waktunya? apa bener untuk keadilan?," kata Megawati saat menjadi pembicara bedah buku 'Revolusi Pancasila' karya Yudi Latif di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (27/10).
Menurut dia, pemerintah lebih tepat mendorong pembangunan infrastruktur di Indonesia Timur ketimbang ngotot percepat proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Megawati juga berencana mengusulkan pembatalan proyek tersebut ke Presiden Joko Widodo.
"Jangan kereta cepat dulu lah, kasih ke Timur, boleh dong usul. Ntar saya ngomong sama presiden, untuk apa coba (kereta cepat Jakarta-bandung)," tegas Megawati.
Seperti diketahui, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung akhirnya disetujui Presiden Joko Widodo. Soal kereta cepat menimbulkan kontroversi lantaran Jokowi yang awalnya menolak, kemudian menyetujui proposal dari China dan bahkan mengeluarkan Perpres.
Menteri BUMN Rini Soemarno dituding menjadi pihak yang mendorong China untuk menggarap megaproyek tersebut. (mdk/bim)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya