Mau jadi pengelola bank sampah binaan PLN, ini caranya
Merdeka.com - PT PLN (Persero) telah menjalankan program bank sampah. Program ini merupakan bentuk perhatian perusahaan pelat merah ini pada pengelolaan sampah yang tepat guna.
Tercatat, sudah ada 1.000 bank sampah binaan PLN yang didirikan di 12 kota di seluruh Indonesia. Meskipun begitu jumlah itu masih sedikit dan belum dapat menjangkau masyarakat. Untuk itu, PLN mengundang masyarakat yang berminat mengelola bank sampah untuk bergabung dalam binaan PLN.
Direktur Senior CSR PLN, Zubaidah mengatakan untuk menjadi pengelola bank sampah binaan PLN, ada beberapa tahap yang mesti dilewati. Adapun, pada tahap awal setiap pelamar mesti mengajukan proposal.
"Ada beberapa step. Pertama kita akan survei proposal dari mereka. Kita akan evaluasi," ungkapnya, di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (7/9).
Setelah survei proposal dilakukan, maka tahap selanjutnya adalah melakukan survei lapangan untuk mengecek kesiapan teknis setiap pelamar. Namun, bagi pelamar yang belum memenuhi syarat, dapat bekerja sama dengan bank sampah lain untuk mengelola secara bersama-sama.
"Dari pemetaan ini belum bisa untuk jadi satu unit. Mungkin juga bisa join kan apalagi kalau lokasinya berdekatan," pungkasnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya