Mati Lampu Karena Banjir Tak Dapat Kompensasi
Merdeka.com - Direktur PT PLN (Persero) Regional Jawa Madura Bali, Haryanto WS menyatakan, pelanggan yang mengalami pemadaman listrik akibat banjir tidak mendapat kompensasi. Saat ini perusahaan tersebut terus berupaya mengalirkan kembali listrik. Hal tersebut berdasarkan ketentuan gangguan listrik akibat bencana.
"Sesuai ketentuan karena ini bencana, tidak ada kompensasi," kata Haryanto saat meninjau pemeriksaan instalasi, Perumahan Pondok Gede Permai, Jati Asih, Bekasi, Jumat (10/1).
Menurutnya, PLN saat ini bekerja keras untuk menormalkan pasokan listrik, agar listrik kembali mengalir ke pemukiman pelanggan yang masih mengalami pemadaman. "PLN akan bekerja keras agar listrik bisa segera normal kembali," tuturnya.
Sebelum listrik dialirkan, PLN akan melakukan pemeriksaan instalasi untuk memastikan kelayakan instalasi di rumah warga setelah banjir aman digunakan. Pemeriksaan ini bekerja sama dengan anak usaha PLN yang mempunyai fungsi pemeriksaan instalasi rumah, yaitu Haleyora Power.
"Kalau aman pastinya terhindar dari bahaya seperti korsleting yang menyebabkan kebakaran," tandasnya.
Gardu Listrik Dipadamkan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPT Perusahaan Listrik Negara atau PLN terus berupaya menyalakan kembali aliran listrik di wilayah terdampak banjir Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dan Banten. Namun hingga pukul 10.00 WIB hari ini, masih 282 gardu listrik yang masih dipadamkan
Mengutip data PLN terbaru, saat ini sebanyak 6.036 gardu distribusi di Jabodetabek kembali dinyalakan dari total 6.318 gardu terdampak banjir. Untuk mempercepat proses pemeriksaan, PLN juga menerjunkan 3.337 personil, termasuk tambahan personil yang berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Personil tersebut diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan dan penyalaan kembali gardu-gardu distribusi yang aman.
Wilayah yang masih banyak mengalami pemadaman di wilayah Banten Selatan dengan total 86 gardu distribusi. Sementara wilayah lainnya sebagian besar telah menyala.
"Untuk Banten Selatan banjirnya cukup parah, karena banjir bandang dan longsor memutuskan akses jalan di kabupaten lebak. sehingga listriknya belum bisa kami nyalakan," ucap Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka dikutip keterangannya.
Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono
Sumber: Liputan6.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya