Mata investor global tertuju pada Jokowi dan Prabowo
Merdeka.com - Investor global mendukung presiden yang memiliki popularitas tinggi di mata rakyat Indonesia. Atas dasar itu, fokus pandangan mereka hanya tertuju pada dua figur capres, Joko Widodo alias Jokowi dan Prabowo Subianto.
Di luar keduanya, sejumlah nama seperti Hatta Rajasa, Aburizal Bakrie, dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dianggap berpeluang kecil menjadi presiden RI.
Kesimpulan ini didapat oleh Kepala Ekonom Bank Standard Chartered Indonesia Fauzi Ichsan setelah menggelar pertemuan dengan 20 lembaga investasi global di Singapura bulan lalu.
"Mereka beramsusi Jokowi jadi presiden. Namun, kalau bukan Jokowi yang menjadi presiden, alternatifnya Prabowo. Figur yang dipandang investor cuma dua, kalau tidak Jokowi, ya cuma Prabowo," ujarnya saat diskusi media, di Jakarta, Rabu (16/4).
Menurut Fauzi, investor melihat pertarungan antarcapres tidak didasarkan pada ideologi yang mereka usung. Terlepas dari itu, mereka berharap siapa pun presiden terpilih mampu menjalankan pemerintahan secara efisien dan melakukan reformasi struktural.
Investor asing sempat berharap gambaran pemerintahan yang efisien sudah bisa terlihat dari pemilu legislatif, 9 April lalu. Sayang, hasil hitung cepat memerlihatkan tidak ada partai pemenang yang mendominasi. PDI Perjuangan hanya mampu meraup suara di bawah 20 persen, jauh dari target 27 persen.
"Karena artinya, fragmentasi politik di DPR. Makanya bursa saham kemarin langsung anjlok. Dan Investor menilai, dikhawatirkan koalisi nanti membutuhkan 4-5 partai sehingga kebijakannya tidak akan efektif," ungkapnya. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya