Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Masyarakat perlu tahu, ini bedanya handphone BM dengan resmi

Masyarakat perlu tahu, ini bedanya handphone BM dengan resmi Indonesia Cellular Show 2014. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Di zaman berteknologi tinggi saat ini, masyarakat harus lebih hati-hati dalam memilih handphone. Selain beredarnya handphone replika, beredar juga handphone dijual ilegal atau black market (BM).

Salah satu penawaran yang dilakukan oleh pedagang BM adalah handphone dijual dengan harga miring. Hal ini disebabkan karena tidak adanya pajak yang dikenakan oleh handphone tersebut.

"Handphone BM itu tidak ada izin peredaran, makanya harganya bisa lebih murah. Kalau tidak ada izin berarti barang itu juga tidak dikenakan pajak," kata salah satu pedagang handphone yang enggan disebutkan namanya di ITC Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (23/2).

Selain itu, handphone BM juga lebih banyak dijual melalui perdagangan online (online shop). Menurut pedagang tersebut, berdagang melalui online shop tidak harus membayar pajak seperti pedagang berjualan di toko.

Namun handphone ini berbeda dengan replika, yaitu handphone BM merupakan produk asli dari brand yang sudah ada. Hanya saja, handphone BM tidak memiliki garansi seperti yang disediakan pada handphone resmi.

"Handphone BM enggak punya garansi, istilahnya barang BM itu jual putus. Itu kelemahan barang BM jadi kalau rusak ya ikhlasin saja," ujarnya.

Dia mengimbau kepada para pengguna gadget untuk tidak membeli handphone BM. Meski asli, handphone ini masih ilegal dan juga tidak memiliki garansi jika ada hal-hal yang tidak diinginkan. Jika ingin membeli handphone murah, sebaiknya beli yang second atau bekas masih bagus dan lengkap fiturnya.

(mdk/has)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP