Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Masyarakat menjerit minta pemerintah segera turunkan harga cabai

Masyarakat menjerit minta pemerintah segera turunkan harga cabai Harga Cabe Naik. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Kenaikan harga cabai beberapa hari belakangan ini membuat resah masyarakat. Bahkan, harga cabai mencapai Rp 200.000 per kilogram (Kg) di Samarinda. Hal yang sama juga terjadi di Pasar Senen, Jakarta Pusat. Meskipun tidak sampai menyentuh angka tersebut.

Seorang pembeli dan pedagang makanan di Pasar Senen, Sutiah berharap pemerintah dapat mengambil langkah menormalkan kembali harga cabai. Dengan begitu, dia tidak perlu membuat pelanggannya kecewa dengan rasa hidangan yang dijualnya.

Sutiah mengatakan naiknya harga membuatnya harus mengurangi pembelian cabai. "Mau gimana, kita juga tidak mau rugi. Pilihannya antara cari pengganti cabai atau cabainya dikurangi. Kalau cari pengganti kan susah. Jadi kita pilih, kurangi cabainya meskipun rasa makanan sedikit berbeda," kata Sutiah di Pasar Senen, Jakarta, Jumat (6/1).

Pedagang cabai, Teguh mengatakan harga dagangannya terus naik akhir akhir ini. Kalau pun turun tidak sampai seperti harga biasanya. "Cabai ini yang selalu naik harganya, saya kurang tahu kenapa," ujar Teguh.

Teguh mengatakan harga cabai rawit merah dijualnya sebesar Rp 110.000, cabe keriting Rp 50.000 dan cabai rawit hijau Rp 80.000. Harga ini, sudah turun dibandingkan dengan harga sebelumnya. "Kalau sebelumnya cabai rawit merah, harganya Rp 120.000," kata Teguh.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP