Maskapai tunda terbang dari Halim Perdanakusuma
Merdeka.com - Sembilan maskapai penerbangan menunda melaksanakan niatnya untuk terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma. Soalnya, bandara tersebut masih sering digunakan oleh TNI-AU dan penerbangan orang penting.
"Kondisi waktu pindah mengurangi slot di Cengkareng. Kalau di Halim sewaktu-waktu bandara digunakan untuk penerbangan VVIP atau TNI- AU, maka mereka harus menyesuaikan. Masalahnya mereka (maskapai) mau tidak?" ujar Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono saat open house perayaan natal di kediaman Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar, Jakarta, Rabu (25/12).
Selain itu, menurut Bambang, infrastruktur bandara dan akses jalan juga masih perlu dibenahi. Sehingga, pada saat Halim dibuka untuk penerbangan komersial pada 10 Januari mendatang, maskapai penerbangan harus menerima kondisi yang ada.
"Prinsipnya kita mengaktifkan Halim hanya menggunakan kapasitas sisa. Jadi kalaupun maskapai mau pindah ke Halim, siap dengan kondisi yang disana. Sewaktu-waktu kalau ada VIP atau angakatan udara mau latihan harus bisa mengalah," jelas dia.
Direktur Utama Angkasa Pura II Tri Sunoko mengaku Halim akan dioperasikan untuk penerbangan komersial mulai 10 Januari 2014. Sebagai uji coba, bakal ada dua pesawat yang tinggal landas setiap jam. "Berlanjut lihat perkembangan. Siang di atas jam 12.00 ada 3 pesawat," ucapnya.
Menurutnya, penambahan infrastruktur Bandara Halim, seperti terminal Halim, masih perlu izin TNI-AU. Untuk sementara waktu, pelayanan penerbangan menyesuaikan kondisi bandara.
Sedangkan, untuk akses jalan menuju bandara Halim, Pihak AP I sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Jakarta Timur. Kondisi lalu lintas menuju bandara kondisi sangat padat.
General Manager PT Angkasa Pura II Halim Perdanakusuma Iwan Krishadianto mengatakan, salah satu upaya mengurai kemacetan menuju bandara dalam waktu cepat dengan melakukan rekayasa lalu lintas. Arus kendaraan dari Jalan Komodor Halim Perdanakusuma tidak bisa langsung berbelok ke bandara, tetapi harus melalui Cawang dan masuk lewat Jalan Halim Perdanakusuma.
"Hanya ini yang bisa dilakukan dalam satu bulan ke depan. Itu karena kalau harus membangun jalan, akan memakan waktu lebih lama lagi," katanya. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya