Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Marak diberitakan, importir setop beli beras Vietnam

Marak diberitakan, importir setop beli beras Vietnam Beras impor. Merdeka.com /Arie Basuki

Merdeka.com - Sejak munculnya pemberitaan membanjirnya beras Vietnam ilegal di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), pekan lalu, importir mulai menahan diri untuk mengimpor. Namun, langkah tersebut hanya bersifat sementara

Demikian yang diungkapkan oleh Billy Haryato, pedagang di PIBC, ketika dihubungi merdeka.com, Selasa (28/2). Billy adalah pedagang yang melaporkan banjir beras Vietnam menghancurkan harga beras dipasaran kepada rombongan menteri yang inspeksi di PIBC, pekan lalu.

"Sekarang katanya sudah pada distop (enggak impor lagi). Biasalah, kalau lagi ramai stop. Enggak tahu kalau sudah tidak disorot media lagi?" kata Billy.

Namun, Billy tetap curiga praktik lancung para importir masih akan berlanjut bulan ini. Berdasarkan informasi yang diperolehnya dari kolega di Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu, pada 15 November lalu, kembali datang 1.400 ton beras Vietnam di Pelabuhan Tanjung Priok.

Dari sampel yang diterima, Billy menilai kualitas beras impor tersebut setara dengan beras lokal varietas IR-64. Jenis beras impor yang seharusnya terlarang untuk didatangkan oleh importir swasta.

Dengan harga yang lebih rendah ketimbang IR-64, beras Vietnam tersebut rentan merusak stabilitas pasar.

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP