Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Manggis asal Banten tembus pasar Asia hingga Eropa

Manggis asal Banten tembus pasar Asia hingga Eropa buah manggis. shutterstock.com

Merdeka.com - Produk manggis (garcinia mangostana) di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten menembus pasar dunia seperti Eropa dan Asia. Pendapatan ekonomi petani di daerah tersebut juga terus membaik.

"Kami terus mendorong masyarakat agar mengembangkan budi daya tanaman manggis karena permintaan pasar dunia meningkat," kata Camat Cipanas, Oleh Najamudi seperti ditulis Antara Lebak, Senin (5/9).

Sebagian besar, masyarakat Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak mengandalkan ekonomi dari tanaman hortikultura jenis manggis, selain pertanian pangan padi dan perkebunan cengkeh. Masyarakat menanam manggis tersebut di lahan-lahan darat dengan tofografi di atas perbukitan.

Buah manggis itu menjadi unggulan masyarakat karena permintaan pasar domestik cukup tinggi. Selain itu, manggis asal Cipanas Kabupaten Lebak mampu menembus pasar dunia seperti di sejumlah negara Eropa.

Saat ini, harga manggis mencapai Rp 25.000-Rp 30.000 per kilogram, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga petani. "Kami berharap masyarakat terus memperluas tanaman manggis sehingga dapat memenuhi permintaan pasar," katanya.

Petani manggis Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Ahmad (55), mengaku sudah puluhan tahun mengembangkan buah manggis karena biaya produksinya tidak besar dibandingkan tanaman karet.

Biasanya, musim panen manggis selama setahun terjadi pada Desember sampai Maret. Karena itu, pada bulan tersebut bisa menghasilkan pendapatan ekonomi dari panen manggis tersebut.

"Saya bila musim panen dapat uang dari hasil penjualan buah manggis mencapai puluhan juta rupiah dengan luas tanaman satu hektare itu," katanya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Dede Supriatna mengatakan, saat ini Kecamatan Cipanas merupakan sentra penghasil manggis karena tofografi perbukitan.

Umumnya, kata dia, tanaman manggis berkembang di daerah perbukitan, bahkan kualitas cukup bagus.

Kelebihan manggis Lebak di antaranya rasanya yang manis sedikit asam tanpa getah bening dengan warga kulit ungu dan berat antara 120 sampai 150 gram perbuah. Karena itu, produk manggis Lebak diekspor ke Benua Eropa dan Asia.

Jumlah populasi manggis sebanyak 8.300 pohon dan 112.880 tanaman sudah berproduksi dan setiap panen bisa memproduksi 61.800 kuintal.

"Kami menargetkan ke depan produksi manggis bisa meningkat dan Lebak sebagai sentra penghasil manggis secara nasional," ujarnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP