Mandiri Sekuritas yakin Tax Amnesty tahap kedua & ketiga sukses
Merdeka.com - Program pengampunan pajak atau Tax Amnesty tahap pertama dengan tarif dua persen telah berakhir 30 September dengan total uang tebusan Rp 96,7 triliun. Sedangkan, tahap kedua dan ketiga, tarif tebusan naik menjadi tiga persen dan lima persen.
Presiden Direktur PT Mandiri Sekuritas, Silvano Rumantir memperkirakan program amnesti pajak tahap kedua dan ketiga akan sukses, mengikuti tahap pertama. Untuk itu, Mandiri Sekuritas telah menyiapkan instrumen-instrumen pasar modal guna menyambut program Tax Amnesty.
"Karena dengan instrumen yang ada sudah cukup untuk menampung dana repatriasi tersebut. Jadi harapannya tahap kedua dan tahap ketiga, kita tetap optimis," ujarnya di Jakarta, Selasa (4/10).
Menurutnya, uang tebusan yang masuk naik secara siginifikan di akhir periode. Hal ini, katanya, juga akan terjadi di periode kedua dan ketiga.
"Kalau kita lihat trennya kemarin (tahap pertama) yang tebusannya dua minggu terakhir saja yang masuk signifikan. Jadi, kalau kita pakai tren itu sebagai indikator, ya mungkin di akhir tahap kedua dan tahap ketiga, kita akan melihat tren yang sama. Tapi kita masih jalan masih panjang. Jadi kita tetap optimis," katanya.
Akan tetapi, anak usaha Bank Mandiri ini tak bisa memonitor langsung dana repatriasi yang masuk ke Mandiri Sekuritas. Sebab, sistem yang digunakan berbeda dengan Bank Mandiri.
"Itu yang tidak bisa Kita monitor. Sistem kita beda ya kita bukan bank. Secara regulasi kita tidak punya akses ke deposito nasabah. Cuma kita selalu berkoordinasi dengan Bank Mandiri tentang produk-produk untuk di pasar modal yang bisa bantu Tax Amnesty," pungkasnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya