Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Luncurkan perjanjian CEPA, Mendag sebut bisa ciptakan lapangan kerja

Luncurkan perjanjian CEPA, Mendag sebut bisa ciptakan lapangan kerja Thomas Lembong. ©2014 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan Komisioner Perdagangan Uni Eropa Cecilia Malmstrom meluncurkan perundingan Indonesia European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) hari ini, Senin (18/7). Menurutnya, perjanjian IEU-CEPA itu akan menggantikan bilateral invesment trans partnership pasific (TPP), hubungan bilateral antara Indonesia dengan negara-negara Eropa.

"CEPA antara Indonesia dan UE untuk satu bagian yang cukup tebal yang mencakup investasi. CEPA itu akan menggantikan bilateral invesment trans partnership pasific (TPP). Investasi bilateral dengan negara-negara UE itu akan diganti dengan IEU-CEPA sehingga tidak perlu lagi invesment TPP," ujar Thomas Lembong di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (18/7).

Perundingan ini, kata Lembong, akan membawa dampak signifikan bagi Indonesia, antara lain dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja baru, alih teknologi, serta menciptakan kesempatan baru bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Kami ingin bagian mengenai investasi yg sekomprehensif, sekuat dan semodern mungkin. Sehingga, investor dari Eropa merasa nyaman masuk Indonesia, dapat pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja baru, alih teknologi, serta menciptakan kesempatan baru bagi UMKM " jelasnya.

Sebagai blok ekonomi terbesar di dunia, Uni Eropa menawarkan kesempatan untuk meningkatkan ekspor barang dan jasa. Lembong berharap perundingan ini akan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi regional untuk pasar Asia.

"Pertama kita harus tingkatkan daya saing kompetensi guna meningkatkan mutu kualitas jasa dan produk yang kita tawarkan. Seperti yang saya bilang barang dan jasa kita bisa naik kelas. Kita berharap agar Uni Eropa dapat menjadikan Indonesia sebagai basis produksi regional untuk memasuki pasar di kawasan Asia Tenggara, Asia Timur, dan Asia Selatan yang terus bertumbuh secara dinamis," pungkasnya. (mdk/sau)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP