Luhut Resmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Pertama di Tol Trans Sumatera
Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalan tol Trans Sumatera secara virtual. SPKLU ini menjadi yang pertama terpasang di kilometer 20B tol trans Sumatera.
"SPKLU di kilometer 20B ini menjadi SPKLU pertama di Jalan Tol Trans Sumatera dan SPKLU ke-30 di Indonesia," kata Luhut dalam siaran persnya, Jakarta, Rabu (27/1).
Luhut menyampaikan apresiasi kepada PT PLN yang telah berkontribusi mendukung percepatan program Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBL-BB). Dia berharap program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBL BB) dapat semakin marak digunakan di Indonesia.
Menurutnya, Indonesia berpotensi menjadi produsen lithium terbesar kedua di dunia setelah China. Sebab, Indonesia memiliki cadangan nikel yang melimpah dan menjadi modal persaingan bisnis global.
"Indonesia mempunyai potensi sebagai produsen lithium terbesar kedua di dunia setelah Republik Rakyat Tiongkok (RRT), cadangan nikel kita yang beragam menjadikan Indonesia tentu mampu bersaing di kancah ini," kata Luhut.
Dia menjelaskan, penggunaan lithium juga tidak hanya untuk baterai kendaraan listrik, melainkan bisa dimanfaatkan sebagai energy stabilizer yang penting bagi daerah pedalaman. Sehingga dapat dimanfaatkan untuk pengganti energi listrik di malam hari. Seluruh perubahan dan pembangunan ini kata Luhut akan mampu mengurangi impor listrik hingga Rp 150 triliun.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya