Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

LPS: Kita Masih Punya Ruang untuk Turunkan Suku Bunga Penjaminan

LPS: Kita Masih Punya Ruang untuk Turunkan Suku Bunga Penjaminan LPS. ©2018 Liputan6.com

Merdeka.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berencana akan menurunkan suku bunga penjaminan untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional. Ruang penurunan suku bunga dinilai masih terbuka karena saat ini masih di angka 4 persen. Sementara suku bunga acuan dari Bank Indonesia sudah ada di level 3,5 persen.

"LPS masih punya ruang untuk menurunkan suku bunga penjaminan lebih lanjut, di BI sudah 3,5 persen di kami masih 4 persen," kata Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan, Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers KSSK Triwulan III-2021, Jakarta, Jumat (6/8).

Penurunan suku bunga penjamin tersebut akan dilakukan pada saat yang tepat demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat. "Kami akan menurunkan ke level yang lebih mendukung untuk pemulihan ekonomi," kata dia.

Sepanjang tahun 2021, LPS telah menurunkan tingkat bunga penjaminan 50 basis poin untuk simpanan Rupiah dan bank umum dan BPR, serta TBP valuta asing. Sehingga tingkat bunga penjaminan masing-masing menjadi 4 persen untuk simpanan Rupiah, 6,5 persen untuk bank umum dan BPR, dan 0,50 persen untuk valuta asing.

"Untuk simpanan Rupiah dan bank umum dan BPR, serta TBP valuta asing, tingkat bunga penjaminan masing-masing menjadi 4 persen, 6,5 persen, dan 0,50 persen," kata dia.

LPS memantau sejak akhir triwulan IV-2020, suku bunga rata-rata Rupiah pada bank umum terpantau turun 91 bps dan valuta asing turun 19 bps. Sehingga, seharusnya sistem yang ada bisa lebih leluasa menyalurkan kredit ke perbankan.

"Jadi kami akan memonitor terus keadaan sistem perbankan kita," kata dia mengakhiri.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP