Longgarkan beli saham, BEI harap raup transaksi harian Rp 7 T
Merdeka.com - Otoritas pasar modal berharap penambahan fraksi harga saham bisa mengerek naik frekuensi transaksi hingga mencapai 250 ribu kali per hari. Sejauh ini, transaksi mencapai 230 ribu-240 ribu kali per hari.
"Moga-moga naik 250 ribu. Saya mengharapkan frekuensi bisa di atas 250 ribu per hari. Saat ini average 230-240 ribu," kata Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio kepada wartawan di Jakarta, Senin (2/5).
Tito mengklaim, perubahan sistem pembelian saham bisa membuat pasar modal dalam negeri menggeliat. Pihaknya menargetkan fraksi harga saham yang baru bisa mendatangkan nilai transaksi harian Rp 7 triliun.
"Value kami Rp 6 triliun per hari. Moga-moga sampai Rp 7 triliun target tahun ini."
Mulai hari, BEI menerapkan lima fraksi saham saham atau bertambah dua ketimbang sebelumnya. Yaitu, kelompok harga saham kurang dari Rp 200 memiliki fraksi harga atau tick price Rp 1, rentang harga saham Rp 200-Rp 500 tick price Rp 2.
Kemudian, rentang Rp 500-Rp 2 ribu tick price Rp 5, rentang Rp 2 ribu-Rp 5 ribu tick price Rp 10, dan rentang Rp 5 ribu ke atas tick price Rp 24.
Adapun tiga fraksi harga sebelumnya adalah rentang harga saham kurang dari Rp 500 tick price Rp 1. Kemudian, rentang Rp 500-Rp 5 ribu tick price Rp 5, dan rentang Rp 5 ribu ke atas tick price Rp 25. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya