Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Listriki pulau terpencil, pemerintah bergantung uluran tangan asing

Listriki pulau terpencil, pemerintah bergantung uluran tangan asing TNI bantu warga buatkan pembangkit listrik dari kincir air. ©handout/puspen tni

Merdeka.com - Pemerintah menyatakan, salah satu cara melistriki pulau terluar, ialah dengan mengembangkan pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT). Namun, pemerintah belum bisa mandiri melakukan ini, melainkan butuh bantuan asing.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengungkapkan,‎ pemerintah saat ini melakukan pembangunan pembangkit yang salah satunya bekerja sama dengan Amerika Serikat (AS).

"Kami sudah melaksanakan pengembangan energi listrik di pulau terluar terpencil. Bantuan internasional sangat diharapkan‎ diantaranya bantuan Amerika Serikat. Itu salah satu cara mempercepat pembangunan energi baru dan terbarukan dalam bentuk listrik," ujarnya di Jakarta, Kamis (9/10).

Permasalahan penggunaan EBT juga datang dari sisi tarif. Dengan listrik yang dihasilkan lebih mahal, jika dibanding BBM dan batu bara, membuat anggaran pemerintah tersedot karena harus mensubsidi.

‎"Akibatnya untuk kasus kita ini penggunaan EBT sendirinya akan sedikit menambah subsidi kita. Itu sudah dijamin undang-undang energi itu sendiri," tutup Rida.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP