Lippo Karawaci Siapkan Rp75 Miliar untuk Buyback Saham
Merdeka.com - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) siap melakukan pembelian kembali (buyback) sahamnya di tengah gejolak imbas virus corona. LPKR telah menyiapkan dana sebesar Rp75 miliar dan buyback akan dilakukan dalam beberapa minggu ke depan.
CEO LPKR, John Riady, mengatakan rencananya jumlah saham yang akan dibeli kembali adalah sebesar maksimal Rp75 miliar dari modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan atau setara 572 juta saham. Buyback saham merupakan upaya manajemen menjaga stabilitas laba per saham mengingat kondisi makro ekonomi dan fluktuasi harga saham di Indonesia.
"Hal ini akan membantu menstabilkan harga saham Lippo Karawaci dan Manajemen yakin hal ini merupakan kebijakan penggunaan kelebihan uang kas yang terbaik," ujar John dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (2/4).
Pembelian kembali, lanjut John, juga diperkirakan tidak mengurangi pendapatan perseroan. LPKR yakin bahwa pembelian kembali tidak akan memberikan dampak yang material pada aktivitas bisnis perseroan. Sebab, perseroan telah memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup untuk mendukung operasional, serta untuk melaksanakan transaksi tersebut.
Posisi net debt to equity ratio LPKR juga berada dalam posisi yang kuat di tingkat 21 persen. "Pembelian kembali ini dilaksanakan pada saat yang tepat karena kami menemukan harga saham yang menarik serta penggunaan kelebihan uang kas secara bijaksana. Kami tetap optimis dengan fundamental Perseroan, terutama mengingat bahwa sebagian besar dari pendapatan kami bersifat recurring yang didukung oleh Siloam Hospitals," tutupnya.
Lippo Ubah Mal di Jakarta Selatan Menjadi RS Corona, Siloam Bakal Jadi Pengelola
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comLippo Group mengubah gedung Lippo Plaza Mampang di Jakarta Selatan menjadi rumah sakit (RS) khusus bagi para penderita Virus Corona (Covid-19). Rumah sakit tersebut akan dikelola Lippo Group di bawah kendali Siloam Hospitals.
VP Head of Corporate Communication Lippo Karawaci, Danang Kemayan Jati, mengatakan jika RS khusus pasien Corona tersebut akan mulai beroperasi pada pekan ini.
"Akan beroperasi secepatnya dalam minggu ini, dan dikhususkan untuk rumah sakit penderita Covid-19," jelas Danang kepada Liputan6.com, Rabu (1/4).
Dia mengaku jika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah berkunjung ke rumah sakit itu pada Selasa, 31 Maret 2020 kemarin. Anies, menurutnya, mengapresiasi inisiatif tersebut.
Adapun RS khusus pasien Corona di Mampang ini total memiliki 415 tempat tidur. Dari jumlah tersebut, 180 unit siap untuk ditempati.
"Fase 1 buka ada 180 bed and now ready. Untuk ICU dan HCU ada 18 bed, emergency 11 beds. CT scan and C Ray and lab juga available," terang Danang.
Danang menyampaikan, pihaknya akan terus memfungsikan eks gedung Lippo Plaza Mampang sebagai rumah sakit khusus pasien Corona selama masih diperlukan.
"Enggak ada target sampai kapan. Pemikiran sekarang adalah bagaimana membantu pemerintah khususnya DKI untuk menanggulangi wabah Covid-19," pungkas dia.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya