Lion Air: Cuma kami maskapai RI punya anak usaha di luar negeri
Merdeka.com - Thai Lion Air mengklaim perusahaan induknya, Lion Air Group merupakan satu-satunya maskapai Indonesia yang berani melebarkan sayap dengan membuka perusahaan di luar negeri. Saat ini, baru AirAsia yang memiliki anak perusahaan di luar negeri, tetapi perusahaan tersebut merupakan maskapai asal Malaysia bukan Indonesia.
"Kami merupakan satu-satunya perusahaan yang mempunyai anak usaha di luar negeri. Maskapai Low Cos Carrier (LCC) asal Indonesia belum ada selain kami," ujar Managing Director Thai Lion Air, Captain Darsito Hendroseputro di kantor Thai Lion Air, Thailand, Sabtu (21/4).
Darsito menegaskan, Thai Lion Air merupakan perusahaan patungan antara Lion Air Group dan perusahaan lokal di Thailand dengan porsi 49 persen berbanding 51 persen. Sepanjang 2014, perseroan berhasil mencatatkan pangsa pasar hingga 17 persen.
Pencapaian tersebut, kata Darsito, sudah sangat baik. Mengingat, Thai Lion Air baru dibentuk pada Desember 2013. Pada 2015, pangsa pasar domestik LCC Thai Lion Air meningkat hingga 25 persen.
"Padahal, saat itu armada Thai Lion baru berjumlah sembilan pesawat Boeing B737-900 NG. Bandara Don Muaeng ini menjadi bandara tersibuk pesawat LCC di Asia Tenggara," kata dia.
Pertumbuhan jumlah pesawat Thai Lion Air cukup pesat dibanding para kompetitornya. Saat ini Thai Lion Air telah memiliki 21 pesawat, sedangkan kompetitornya yang telah beroperasi bertahun- tahun, Nok Air hanya memiliki 21 pesawat jet dan delapan pesawat propeller. Jumlah pesawat Thai Lion Air mencapai sekitar separuh dari separuh dari pesawat Thai AirAsia yang sebanyak 40-45 unit.
Dari sisi pelayanan, Thai Lion Air tercatat mempunyai tingkat ketepatan waktu (on time performance/OTP) tinggi, yakni rata-rata 86,86 persen sepanjang 2015. Sedangkan, tingkat isian penumpang (load factor) rata-ratanya mencapai 86,10 persen.
Thai Lion Air mencatat sepanjang 2015, perseroan telah mengangkut 4,6 juta penumpang. Saat ini, Thai Lion Air telah memiliki 10 rute domestik dan enam rute internasional.
"Untuk tahun ini, kami sedang menghitung jumlah penumpang yang ditargetkan. Yang pasti lebih tinggi dari tahun lalu," pungkas dia.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya