Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lindungi transaksi gelap nasabah kaya, bank ini didenda Rp 1,4 T

Lindungi transaksi gelap nasabah kaya, bank ini didenda Rp 1,4 T Barclays. CNN Money©2015

Merdeka.com - The U.K. Financial Conduct Authority (FCA) menegur dan menjatuhkan denda sebesar USD 109 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun padaBarclays. Denda untuk Barclays ini tercatat paling tinggi sepanjang sejarah perbankan dunia.

Barclays didenda karena memberi fasilitas pada klien super kaya untuk melakukan transaksi terlarang. Bahkan, untuk menyimpan rahasia transaksi ini, Barclays sampai membuat tempat penyimpanan rahasia untuk dokumen transaksi.

Barclays terbukti melanggar aturan yang dibuatnya sendiri, yaitu menelusuri dan memeriksa latar belakang nasabah, mencari tahu sumber uangnya, sampai pengecekan sanksi internasional terhadap nasabah.

Namun demikian, Barclays mengatakan tidak ada bukti kejahatan yang mereka lakukan. Dalam operasinya, Barclays memastikan telah mentaati seluruh persyaratan hukum dan peraturan yang berlaku.

Tapi, regulator berpendapat lain. Mereka menemukan adanya pegawai Barclays yang menyembunyikan transaksi USD 2,8 miliar kepada publik, termasuk ke ke pegawai Barclays lainnya. Hal ini dinilai mengancam kepercayaan dalam sistem keuangan Inggris.

"Barclays dengan sengaja menyembunyikan transaksi tersebut karena diberi komisi 52 juta poundsterling oleh nasabah super kaya tersebut," kata FCA seperti dikutip dari CNN, Jumat (27/11).

Barclays dinilai melakukan transaksi terselubung karena memberi fasilitas tanpa melakukan due diligence. Padahal, transaksi terselubung tersebut melanggar beberapa aturan perbankan. Atas kasus ini, Barclays dikenakan sanksi tiga kali lipat lebih besar dari biasanya oleh FAC.

Transaksi gelap ini dikenal dengan 'transaksi gajah' dan berlangsung pada 2011-2012 silam. Seorang bankir senior menyebut ini bisa menjadi 'kesepakatan teranyar abad ini'.

Barclays masih enggan berkomentar atas kasus yang sedang dihadapi. Sebagian orang juga bertanya-tanya apakah mantan CEO Barclays Bob Diamond, yang mengundurkan diri pada 2012 gara-gara skandal pengaturan suku bunga, mengetahui atas transaksi ini.

Saat ini penyelidikan FAC masih berlangsung. Namun, FAC belum mau mengatakan identitas nasabah super kaya yang melakukan transaksi tersebut. (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP