Lima kebijakan moneter bank sentral tahun ini
Merdeka.com - Untuk mengawal stabilitas nilai tukar rupiah dan menjaga pertumbuhan ekonomi, Bank Indonesia mengarahkan kebijakannya untuk mengelola permintaan domestik. Tujuannya agar sejalan dengan upaya untuk menjaga keseimbangan eksternal.
"Bank Indonesia akan terus memperkuat bauran kebijakan melalui lima pilar kebijakan," kata Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution di Gedung Bank Indonesia, Kamis (10/1).
Pertama, kebijakan suku bunga akan ditempuh secara konsisten dengan perkiraan inflasi ke depan agar tetap terjaga dalam kisaran target yang ditetapkan. Kedua, kebijakan nilai tukar yang akan diarahkan untuk menjaga pergerakan rupiah sesuai dengan kondisi fundamentalnya.
Ketiga, kebijakan makroprudensial yang diarahkan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendukung terjaganya keseimbangan internal maupun eksternal. Keempat, penguatan strategi komunikasi kebijakan untuk mengelola ekspektasi inflasi.
Kebijakan terakhir berupa penguatan koordinasi Bank Indonesia dan Pemerintah dalam mendukung pengelolaan ekonomi makro. "Khususnya dalam memperkuat struktur perekonomian, memperluas sumber pembiayaan ekonomi, penguatan respons sisi penawaran, serta pemantapan Protokol Manajemen Krisis (PMK)," tutup Darmin. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya