Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lewat Badan Wakaf Mikro di Pesantren, Santri Belajar Dakwah Ekonomi

Lewat Badan Wakaf Mikro di Pesantren, Santri Belajar Dakwah Ekonomi Ketua OJK Wimboh Santoso. ©2017 merdeka.com/idris

Merdeka.com - Wakil Presiden, Ma'ruf Amin meresmikan Bank Wakaf Mikro (BWM) di Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat. Peresmian ini ditandai dengan penyerahan Surat Izin BWF dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada Pesantren Cipasung.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan program BWM ini sekaligus merupakan platform bagi Pondok Pesantren yang selama ini fokus pada akidah dan dakwah pendidikan, untuk dapat mengoptimalkan perannya dalam dakwah ekonomi. Sinergi ini akan dapat menjadi inkubator dalam penciptaan dan peningkatan kapasitas bagi usaha mikro masyarakat, melalui dukungan pendanaan dan pendampingan usaha.

"Kami harapkan BWM di Ponpes Cipasung ini memberikan manfaat kesejahteraan yang sebesar-besarnya kepada masyarakat di sekitar pesantren dan dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah," kata Wimboh, Jakarta, Selasa (8/6).

Selain pendirian BWM, untuk terus mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional OJK akan mendorong literasi dan inklusi keuangan. Termasuk juga memperluas akses keuangan masyarakat dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah. Caranya melalui program TPAKD, Laku Pandai, dan Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR).

Wimboh Santoso mengatakan pendirian BWM Pondok Pesantren Cipasung ini merupakan bentuk kontribusi OJK dan industri jasa keuangan dalam menyukseskan program-program pembiayaan dari Pemerintah untuk kegiatan usaha mikro yang telah ada sebelumnya. Misalya Pembiayaan Ultra Mikro (UMi), Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), KUR, KUR nelayan, dan lainnya.

Hingga Juni 2021, telah berdiri 61 BWM di berbagai daerah. Adapun kumulatif penerima manfaat sebanyak 45 ribu lebih nasabah dan total pembiayaan Rp 67,4 miliar.

Untuk mengoptimalkan kemajuan teknologi dalam pelaksanaan program dan pelayanan BWM, sejak akhir 2017, OJK telah menginisiasi pengembangan ekosistem digital BWM. Setidaknya ada tiga aspek utama yakni, Digitalisasi Pembiayaan BWM, Digitalisasi Operasional BWM, dan Digitalisasi Pengembangan Usaha Nasabah BWM.

Menanggapi itu, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah menyambut baik pendirian BMW tersebut. Sebab BMW di Pondok Pesa ini bisa mendukung keberadaan BLK di Ponpes Cipasung. "Apresiasi untuk dukungan OJK yang hadir dalam mengembangkan komunitas ekonomi di sekitar pesantren," kata dia.

Dia menilai BWM merupakan program yang memberikan akses pembiayaan yang mudah dan murah. Selain itu juga sangat tepat disesuaikan dengan tujuan BLK inkubator kewirausahaan. "Jadi ini kolaborasi yang patut dikembangkan, OJK bisa menyediakan pembiayaan yang bisa mendukung alumni BLK menjadi wirausahawan," tandasnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP