Lebaran, Menteri Jonan dan Arcandra blusukan cek pasokan BBM
Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan Wakil ESDM Arcandra Tahar akan melakukan blusukan ke berbagai daerah guna memantau ketersediaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) khusus kebutuhan Lebaran 2017.
Pemerintah telah berkoordinasi serta menyiapkan berbagai rencana untuk memastikan stok BBM bakal aman jelang Lebaran hingga mudik tiba. Sedangkan untuk cadangannya diserahkan kepada wewenang Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
"Nanti saya dan pak menteri (Jonan) akan tinjau ke daerah-daerah turut mengawasi langsung, kami pastikan aman," kata Arcandra seperti dikutip dari Antara di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (5/6).
Tujuan dari pemantauan langsung ke daerah, Arcandra ingin memastikan bahwa pada kesempatan Lebaran tahun ini, distribusi BBM lebih baik daripada tahun lalu. Sementara itu, selain berkomitmen menjaga pasokan BBM aman, Pertamina juga melakukan langkah jemput bola pada titik rawan macet.
PT Pertamina (Persero) menyiapkan 19 sepeda motor untuk mendistribusikan bahan bakar minyak (BBM) dalam kemasan saat lalu lintas jalur arus mudik dan balik Lebaran mengalami kemacetan.
Vice President Retail Fuel Marketing PT Pertamina (Persero) Jumali mengatakan Pertamina telah menyediakan stok BBM yang aman untuk mencukupi kebutuhan pemudik selama perjalanan, namun kemacetan menuju stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menjadi kendala BBM dapat tersalurkan ke kendaraan.
"Kami siapkan satu model motor dengan membawa BBM kemasan karena motor lebih fleksibel dalam menembus kemacetan. Kami siapkan sementara 19 motor yang tersebar di sekitar Cirebon dan Jawa Tengah karena puncak pemudik ada di Jawa Tengah," kata Jumali.
Ada pun satu motor dapat membawa 30 liter BBM jenis Pertamax dan Pertamax Turbo dengan harga jual yang sama seperti di SPBU.
Motor pemasok BBM ini hanya dioperasikan jika kondisi lalu lintas di jalur mudik macet total dan banyak mobil yang kehabisan bahan bakar. Pertamina pun saat ini tengah mengupayakan agar motor pemasok BBM dapat masuk ke jalan tol satu arah dan lawan arah.
Dalam kesempatan yang sama, Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito mengatakan Pertamina juga menyiapkan mobil tangki dengan kapasitas 8 kiloliter BBM yang ditempatkan sesuai kondisi lalu lintas.
"Mobil tangki di seluruh Jawa ada 831 unit dengan jumlah 18.456 kiloliter BBM. Mobil tangki tersebut nanti akan ditempatkan di SPBU yang potensi peningkatan kebutuhan BBM-nya sangat tinggi," kata Adiatma.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya