Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Layaknya money game, OJK sebut bisnis MMM rugikan masyarakat

Layaknya money game, OJK sebut bisnis MMM rugikan masyarakat OJK. ©2013 Merdeka.com/Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai menyikapi maraknya bisnis MMM (Mavrodi Mondial Moneybox) di Indonesia. Bisnis ini memang sempat menghebohkan masyarakat Indonesia karena menjanjikan keuntungan hingga 30 persen tiap bulan. Keuntungan itu didapat tanpa harus melakukan apa-apa. Anggota tinggal menyetor sejumlah uang dan dalam satu bulan dijamin ada dana tambahan 30 persen dari yang disetor.

OJK bersama Satgas Waspada Investasi mengidentifikasi bahwa kegiatan menggerakkan dana masyarakat oleh MMM atau disebut juga Manusia Membantu Manusia berpotensi merugikan masyarakat. Kegiatan ini disebut menyerupai money game atau permainan uang dan ponzi scheme yang sangat berisiko menyebabkan terjadinya kegagalan untuk mengembalikan dana masyarakat.

"Mereka tidak memiliki izin dari instansi yang berwenang, tidak ada kejelasan tentang bentuk badan hukum dan domisili hukum. MMM tidak memiliki struktur organisasi dan penanggungjawab kegiatan," ucap Deputi Komisioner Manajemen Strategis IB OJK, Joni Swastanto dalam siaran persnya kepada merdeka.com di Jakarta, Kamis (9/4).

Dalam menjalankan bisnisnya, MMM menggunakan sarana internet dengan server di luar negeri. Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan dan kekhawatiran masyarakat terhadap dana yang digunakan untuk mengikuti kegiatan MMM.

OJK mengimbau kepada masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan apapun dalam bentuk investasi agar selalu memperhatikan rasionalitas, risiko, biaya, dan manfaat. Dalam kaitan ini, masyarakat dapat menyampaikan pertanyaan dan meminta informasi kepada OJK melalui Layanan Konsumen Terintegrasi mengenai penawaran investasi/ ajakan pengelolaan uang yang menjanjikan tingkat imbal hasil yang sangat tinggi di luar batas kewajaran.

"Kita mengingatkan kembali agar masyarakat bersikap bijaksana dalam berinvestasi, masyarakat harus rasional," tutupnya singkat. (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP