Langkah Sampoerna Dongkrak Pengembangan UMKM Perempuan
Merdeka.com - PT. HM Sampoerna melanjutkan program dalam upaya pengembangan UMKM, kali ini melalui Semangat dan Aksi Perempuan Andalan (SAPA). Kegiatan ini dilaksanakan karena mereka memahami bahwa perempuan memiliki peran besar dalam pengembangan UMKM dan pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19.
SAPA dimulai pada 20 September 2021 dengan berisi berbagai kelas pelatihan yang disesuaikan kebutuhan pelaku UMKM seperti, e-commerce, manajemen keuangan hingga pemasaran digital. Kegiatan ini juga dilatarbelakangi dengan keberadaan perempuan dalam program Sampoerna Retail Community (SRC) yang telah merangkul 150 ribu toko kelontong.
"Lebih dari 60% toko kelontong tersebut dimiliki dan dikelola oleh perempuan, dengan lebih dari separuh diantaranya merupakan pencari nafkah utama keluarga mereka," ujar Direktur Urusan Eksternal Elvira Lianita.
Dia menambahkan, pihaknya melihat bagaimana anggota SRC yang sebagian besar dimiliki oleh perempuan ikut memberdayakan UMKM lain di komunitas sekitarnya untuk berkreasi dan memanfaatkan Pojok Lokal.
"Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Kompas pada tahun 2019, hal ini berdampak pada peningkatan omzet UMKM sebesar 28%, atau mencapai omzet sekitar Rp 5,7 triliun dibandingkan dengan sebelum bergabung dengan Pojok Lokal. Ini adalah bukti nyata pentingnya pemberdayaan perempuan dan hal inilah yang mendasari SAPA Untuk Indonesia," terangnya.
Dalam kegiatan tersebut, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki menyatakan, pemerintah terus berupaya meningkatkan kinerja para pengusaha berskala mikro, kecil, dan menengah, salah satunya melalui upaya digitalisasi. Diketahui, saat ini baru sekitar 15,9 juta UMKM yang terhubung secara digital.
"Kita terus mendorong UMKM agar go digital, dan target kita di 2024 adalah 30 juta UMKM sudah go digital," jelas Teten.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Bapak Airlangga Hartarto pihaknya mendukung kegiatan tersebut serta pengembangan UMKM, termasuk keberadaan perempuan. Kata dia, perlu kerja sama seluruh pihak untuk terus meningkatkan nilai UMKM di dalam negeri.
"Kita perlu melakukan kolaborasi antar stakeholder dan membekali UMKM dengan akses pasar, akses finansial, dan akses teknologi dengan pemberdayaan maupun pendidikan," jelasnya. (mdk/hrs)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya