Lancarkan arus barang, pemerintah kaji proyek tol di Batam
Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah mengkaji pembangunan Tol Batu Ampar-Muka Kuning-Hang Nadim, Batam, sepanjang 25 kilometer. Proyek strategis nasional tersebut bakal ditawarkan kepada badan usaha.
Keberadaan jalan bebas hambatan tersebut dinilai bakal meningkatkan kelancaran transportasi barang antara kawasan industri Muka Kuning, Pelabuhan Batu Ampar, dan Bandara Internasional Hang Nadim.
Selain itu, dapat mengurangi kemacetan kerap terjadi di persimpangan sekaligus memisahkan kendaraan berat dan ringan.
Adapun trase yang digunakan adalah jalan arteri yang nantinya akan dilebarkan. Kementerian tengah melebarkan jalan arteri Batu Ampar-Batu Besar yang berdampingan dengan ruas tol menjadi 7 meter. Seiring pembangunan tol, lebar jalan arteri bakal menjadi 11,6 meter.
Di sisi lain, juga bakal dibangun jalan layang atau fly over di lima persimpangan. Yakni, Simpang Punggur sepanjang 310 meter, Simpang Kda(123 meter), Simpang Kabil (430 meter), Simpang Jam (165 meter), dan Jalan Sudirman (150 meter).
"Tahun depan kami rencanakan dimulai pembangunan Flyover Simpang Kabil. Jarak Simpang Jam dengan Simpang Kabil hanya 3 Km. Bila belum dimulai, arus lalu lintas yang sudah lancar akan menumpuk di perempatan Simpang Kabil," Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Junaidi, seperti diberitakan situs Kementerian PUPR, Senin (8/5).
Khusus jalan layang Simpang Jam, ditargetkan selesai tahun ini. Saat ini, progres konstruksi proyek berbiaya Rp 180 miliar tersebut telah mencapai 59,43 persen. Jalan layang Simpang Jam diproyeksi bakal menjadi ikon baru Kota Batam. (mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya