Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lampaui target Jokowi, dwelling time di Makassar cuma 2,48 hari

Lampaui target Jokowi, dwelling time di Makassar cuma 2,48 hari Direktur utama PT Pelindo IV, Doso Agung, (paling kiri), Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (tenga. Mappesona©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Dwelling time atau waktu bongkar muat di Pelabuhan Makassar saat ini tercatat mencapai 2,48 hari. Artinya, capaian itu sudah lebih rendah dari yang ditargetkan Presiden Joko Widodo yakni 2,5 hari.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Doso Agung mengatakan, capaian tersebut adalah prestasi nasional karena di daerah lain di Indonesia belum ada yang mampu mencapai waktu bongkar muat di pelabuhan sesingkat itu.

"Sebelumnya waktu bongkar muat atau dwelling time di pelabuhan ini cukup lama yakni 6 hari dan hari ini sudah berhasil ditekan menjadi 2,48 hari, lebih rendah lagi dari yang ditargetkan Presiden yakni 2,5 hari. Prestasi ini kita bisa raih karena kekompakan kita semua, kerja sama yang baik antara unsur dan instansi. Semoga kita bisa pertahankan," ucap Doso Agung, saat konferensi pers, Jumat, (18/11).

Menurutnya, keberhasilan mencapai waktu terendah atau percepatan waktu bongkar muat ini hanyalah ujian awal. Berikutnya harus naik kelas agar pertumbuhan ekonomi di Sulsel tetap tertinggi yakni 8,5 persen yang belum pernah dicapai propinsi lain.

Di tempat yang sama, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo menegaskan, tidak mudah mengubah sistem yang membuahkan hasil percepatan waktu bongkar muat atau dwelling time jadi 2,48 hari. Tapi dengan kerja sama dan kerja keras, dwelling time ini masih bisa diturunkan lagi.

"Tercapainya dwelling time 2,48 hari ini karena adanya pengolahan kebijakan untuk menyederhanakan, mempraktiskan proses yang ada di pelabuhan, koordinasi kelembagaan dan menurunkan unsur kepolisian untuk lakukan asistensi dan pengawasan ekstra ketat. Harap dwelling time ini dipertahankan bahkan kalau bisa diturunkan lagi," jelas Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.

Intervensi Pemprop Sulsel terkait dwelling time ini, tambahnya, dengan membentuk desk khusus yang di dalamnya ada 11 instansi. Setelah tercapai dwelling time ini, desk yang telah terbentuk tetap akan bekerja untuk mengupayakan pertumbuhan ekonomi di Sulsel lebih baik lagi.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP