Laju Rupiah tak beranjak dari level Rp 13.900-an per USD
Merdeka.com - Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) cenderung fluktuatif hingga siang ini. Namun demikian, Rupiah masih tak beranjak dari level Rp 13.900-an per USD.
Data Bloomberg mencatat, Rupiah dibuka di level Rp 13.974 per USD dan sempat menguat ke Rp 13.901 per USD. Tak lama berselang, Rupiah kembali melemah ke Rp 13.949 per USD yaitu pukul 10.00 WIB. Saat ini, Rupiah masih bertengger di Rp 13.917 per USD.
Analis NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada mengatakan, laju Rupiah akan cenderung melemah pasca pemangkasan suku bunga acuan atau BI rate. Meski harga minyak sempat menguat dan membuat laju USD terlihat melemah, ini tidak diimbangi oleh laju mata uang Asia, terutama CHina yang masih melemah.
"Tentu saja Rupiah terkena imbas negatifnya. Pelemahan Rupiah disebabkan reaksi negatif pelaku pasar terhadap rilis neraca perdagangan Desember 2015 yang defisit USD 230 juta, meski secara YTD tercatat positif atau surplus," ucap Reza di Jakarta, Senin (18/1).
Reza kembali mengingatkan, pemangkasan suku bunga acuan kemungkinan akan dapat membuat laju Rupiah mengalami pelemahan jangka pendek. Apalagi, laju USD masih bertahan di tren penguatannya.
"Meski kami berharap adanya penguatan setelah pemangkasan BI rate, namun tetap waspadai adanya potensi pelemahan kembali. Kami memperkirakan Rupiah akan berada di support 14.040 dan resisten 13.815. Tetap perhatikan sentimen yang ada," tutupnya. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya