Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kurangi macet saat lebaran, gerbang tol Cikarang Utama ditambah

Kurangi macet saat lebaran, gerbang tol Cikarang Utama ditambah

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan Gerbang Tol Cikarang Utama merupakan gerbang tol dengan arus kendaraan yang terpadat pada saat libur lebaran atau liburan panjang. Untuk mengantisipasi padatnya antrean di gerbang tol Cikarang Utama, pihak Jasa Marga sudah mempersiapkan sejumlah rencana di antaranya penambahan gerbang tol dari 13 menjadi 20 gerbang tol.

Pihak Jasa Marga sendiri memperkirakan puncak arus mudik 2017 jatuh pada tanggal 23 Juni atau hari Jumat dengan jumlah prediksi sekitar 120.000 kendaraan.

"Ada beberapa inisiasi yang dilakukan yaitu meningkatkan gerbang yang tadinya hanya 13 gerbang menjadi 20 gerbang. Nah kalau gerbangnya 20 berarti paling tidak selama 1 jam itu 20 dikali 300 kendaraan bisa (melayani) 6000 mobil," kata Budi melalui keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (25/2).

Selain itu, lanjutnya, perusahaan pelat merah ini juga akan membangun 4 Parking Bay guna mengantisipasi padatnya tempat istirahat (rest area). "Rekomendasi teknis lainnya yaitu membuat tempat parkir atau parking bay sebanyak empat supaya orang kalau lelah bisa istirahat di sana. Parking bay itu tempat orang untuk ke musala, toilet, istirahat, tapi tidak untuk tujuan yang besar (belanja, makan)," imbuhnya.

Sementara itu, tiga langkah persiapan infrastruktur yang harus dilakukan di antaranya, tidak memberikan ekspektasi yang berlebihan kepada masyarakat pada suatu fungsi jalan tertentu. Kedua, sesuaikan lalu lintas dengan kapasitas dan ketiga dengan melakukan perbaikan-perbaikan pada sejumlah lintasan sebidang dan pasar tumpah.

Ketiga, Kementerian Perhubungan akan membuat diskusi dengan tim yang lebih besar untuk membahas rekomendasi maupun rencana yang akan dilakukan jelang lebaran 2017.

"Mulai Minggu depan akan kita bawa ke tim yang lebih besar dengan Kepolisian, Pertamina dan sebagainya untuk membahas rekomendasi-rekomendasi atau rencana dengan melihat apa yang telah dilakukan oleh Jasa Marga, Badan Pengatur Jalan Tol, Kementerian PUPR terhadap antisipasi kepadatan lalu lintas," pungkas Budi.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP