Kunjungan Mahathir Mohammad dinilai perkuat hubungan Malaysia-RI
Merdeka.com - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad melakukan kunjungan ke Indonesia dan bertemu dengan sejumlah tokoh penting Indonesia. Kunjungan ini merupakan lawatan perdana Mahathir Mohammad ke negara di kawasan Asia Tenggara, usai dirinya kembali terpilih sebagai kepala negara Negeri Jiran pada 10 Mei lalu.
Sejumlah pihak menilai kunjungan tersebut bisa memberikan landasan baru bagi kedua negara untuk memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama di berbagai bidang, termasuk perdagangan.
Ketua Indonesia Malaysia Business Council (IMBC) Tanri Abeng mengatakan, pertemuan ini dapat memberikan kesempatan kepada Malaysia untuk memaparkan kebijakan serta pijakan terbaru dari jajaran pemerintahannya kepada sejumlah hal yang menguntungkan kedua negara.
Melalui acara ini, sejumlah komunitas bisnis berharap bisa mendapatkan arahan dan kebijaksanaan dari Mahathir Mohammad sebagai salah satu pemimpin paling senior dan berpengalaman di dunia, serta pemimpin yang dihormati oleh rumpun bangsa Melayu.
"Tujuan utama pertemuan hari ini adalah untuk membahas peningkatan perdagangan dan investasi kedua negara meliputi investasi Malaysia di Indonesia yang saat ini sedang berjalan, investasi Indonesia di Malaysia yang masih harus ditingkatkan, serta aliansi kedua negara untuk perdagangan di Malaysia dan Indonesia, serta mancanegara," jelas dia di Jakarta, Jumat (29/6).
Dia menambahkan, bahwa hubungan erat kedua negara serumpun ini memiliki arti yang sangat penting bagi kedua belah pihak. Sebagai gambaran, nilai total perdagangan kedua negara tahun 2017 mencapai Rp 255,9 triliun atau meningkat sebesar 22 persen dibandingkan tahun 2016.
Nilai tersebut, menjadikan Indonesia sebagai rekan dagang terbesar ketujuh bagi Malaysia secara global dan ketiga terbesar dalam lingkup regional ASEAN setelah Singapura dan Thailand.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya