Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kuartal II-2016, REI prediksi penjualan properti masih melambat

Kuartal II-2016, REI prediksi penjualan properti masih melambat Pameran Perumahan Murah. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Eddy Hussy memerkirakan penjualan rumah, khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), masih dalam tren melambat. Ini seiring pelemahan daya beli masyarakat akibat perlambatan ekonomi.

"Memang ada sedikit indikasi dalam masuk ke kuartal II, sedikit melambat. Mau dekat puasa lebaran, orang-orang siapkan duit," kata Eddy di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (25/5).

Menurutnya, kuartal pertama tahun ini penjualan hunian menurun sekitar 10 persen-30 persen dibanding periode sama tahun lalu.

"Kalau yang menengah ke atas masalah perekonomiannya melambat," katanya.

"Mereka juga enggan membelanjakan uangnya. orang mampu beli, tapi lebih menahan. Mungkin ada yang tunggu tax amnesty atau apa."

Untuk menahan kemerosotan pasar properti, Eddy berharap Bank Indonesia bisa segera melonggarkan kebijakan loan to value (LTV) untuk kredit perumahan rakyat (KPR). Kebijakan ini dinilai meringankan masyarakat untuk membeli rumah kedua dan seterusnya.

"Kalau rumah komersial akan ada wacana BI untuk LTV indent. Kalau bisa segera jalan, karena pasar kelas menengah ke atas turunnya besar sekali." (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP