Kuartal I 2017, laba bersih Pertamina turun ke Rp 10,1 T
Merdeka.com - PT Pertamina mencatat laba bersih pada kuartal I-2017 sebesar USD 760 juta atau setara Rp Rp 10,1 triliun (USD 1 = Rp 13.320). Angka ini turun 25 persen dibandingkan kuartal I-2016 yang mencapai USD 1,01 miliar.
Direktur Utama Pertamina, Elia Massa Manik menyatakan, penurunan laba bersih perseroan pada kuartal I-2017 disebabkan karena kenaikan harga minyak pada kuartal I-2017.
"Karena naiknya crude membuat laba bersih turun 25 persen," katanya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (24/3).
Sementara itu, pendapatan Pertamina sepanjang kuartal I-2017 sebesar USD 10,15 miliar, naik sekitar 19 persen dari USD 8,55 miliar. Kenaikan pendapatan karena harga minyak mentah (Indonesia Crude Price/ICP) naik.
"Kuartal I-2016 harga minyak mentah itu USD 30,2 per barel, di kuartal I tahun ini peningkatannya cukup signifikan menjadi USD 51 per barel, kenaikannya hampir 69 persen," jelasnya.
Sementara itu, EBITDA tercatat menurun dari USD 2,18 miliar menjadi USD 1,89 miliar. Lantaran kenaikan kontribusi hulu terhadap EBITDA, seiring naiknya harga minyak.
Kemudian untuk realisasi belanja modal atau capex kuartal I-2017 naik menjadi USD 1,11 miliar dari USD 0,36 miliar kuartal I-2016. "Ini karena sebagian investasi yang kita lakukan di tahun-tahun sebelumnya direalisasikan pada kuartal I 2017."
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya