Krisis ekonomi Venezuela makin parah, Coca-Cola kena imbas
Merdeka.com - Di tengah krisis politik dan kemanusiaan, produsen gula milik pemerintah Venezuela mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan produksi karena kurangnya gula mentah untuk diolah.
Salah satu perusahaan yang kesulitan karena keputusan ini adalah Coca-Cola FEMSA. Pabrik Coca-Cola di Venezuela ini membutuhkan gula rafinasi yang cukup banyak. Selama ini, mereka mendapat gula dari Vezuelan Agriculture Corporation, atau produsen gula milik pemerintah Venezuela.
Coca-Cola FEMSA dalam keterangannya mengatakan bahwa mereka akan terus melanjutkan produksi hingga stok gula habis. Saat ini, perusahaan sedang mencari sumber lain.
"Sementara situasi ini akan berdampak pada produksi minuman manis untuk beberapa hari mendatang," ucap juru bicara Coca-Cola FEMSA seperti ditulis CNN, Senin (23/5).
Kelangkaan gula merupakan penyakit baru yang melanda Venezuela. Sebelumnya, negara ini sudah kehabisan barang pokok seperti tepung, telur dan susu. Tak hanya itu, pasokan medis juga terhambat di Venezuela.
Presiden Venezuela Nicolas Maduro Jumat malam mengumumkan dekrit yang menyatakan negara dalam keadaan darurat selama 60 hari akibat krisis ekonomi. Dia juga memerintahkan penyitaan aset-aset pabrik yang bangkrut serta penahanan para pemilik pabrik. Selain itu Maduro juga memerintahkan militer Venezuela siap siaga melawan ancaman asing.
Krisis ekonomi yang melanda negara Amerika Latin ini membuat warga kekurangan bahan makanan, harga-harga melonjak, timbul kerusuhan, penjarahan, dan kasus main hakim sendiri.
Maduro menuding dalang di balik semua ini adalah Amerika Serikat. Dalam siaran televisi ketika dia mengumumkan dekrit itu Maduro mengatakan kepada para pendukungnya di Ibu Kota Caracas, AS mencoba melumpuhkan Venezuela ke tangan fasis.
"Kita harus melakukan segalanya buat memperbaiki kapasitas produksi yang selama ini dilumpuhkan kaum borjuis," kata dia di hadapan kerumunan massa, seperti dilansir stasiun televisi ABC, Ahad (15/5).
Dia menegaskan, siapa pun yang mencoba menghalangi produksi untuk menyabotase negara akan dijebloskan ke penjara atau diusir.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya