Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Krakatau Steel tidak bagi keuntungan tahun ini

Krakatau Steel tidak bagi keuntungan tahun ini Krakatau Steel. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) sepakat tidak membagikan keuntungan (dividen) kepada para investor tahun ini. Pasalnya, perseroan penurunan kinerja sehingga mencatat sejumlah kerugian.

"Kami tidak ada pembagian dividen kali ini lantaran kan apresiasi dalam bentuk USD terus hitungan minus USD 20 juta, kalau dalam bentuk rupiah Rp 145 miliar kita dapatkan laba," ujar Direktur Utama KRAS, Irvan K Hakim usai RUPST KRAS di Gren Melia, Jakarta, Kamis (23/5).

Menurutnya, perseroan juga mengalami musibah di tahun lalu. "Salah satu pabrik kami kan terbakar di April tahun lalu itu juga yang membuat kami mengalami penurunan laba," jelas dia.

Maklum, tahun lalu KRAS mencatat kinerja yang kurang menunjang. Pada periode tersebut, manajemen membukukan rugi bersih USD 20,4 juta jauh dibandingkan dengan torehan laba bersih 2011 sebesar USD 151,2 juta.

"Sebenarnya jika dirupiahkan, kami masih surplus. Kami ganti ke USD karena mengikuti aturan PSAK Nomor 10. Kinerja kami turun juga karena ada pabrik kami yang kebakaran waktu itu," ungkapnya.

Berdasarkan data keuangan perseroan sepanjang 2012 yang dipublikasikan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), KRAS mencatat rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD 20,43 juta, merosot dibanding tahun 2011 yang mencatatkan laba sebesar USD 151,34 juta.

Sementara pendapatan bersih perseroan meningkat sekitar 12,81 persen menjadi USD 2,29 miliar dibanding tahun sebelumnya USD 2,03 miliar.

Selain itu, perseroan juga mencatat rugi dari entitas asosiasi, turunnya pendapatan keuangan dan laba selisih kurs serta naiknya beban keuangan.

Adapun beban pokok naik menjadi USD 2,17 miliar dibanding tahun sebelumnya USD 1,87 miliar. Beban penjualan meningkat menjadi USD 42,46 juta dari USD 31,87 juta. Sedangkan laba pengalihan aset menurun menjadi USD 6,98 juta dari USD 83,26 juta dan laba pematangan tanah berkurang dari USD 7,92 juta menjadi USD 917 ribu.

Sementara rugi entitas asosiasi tercatat sebesar USD 5,43 juta dari tahun sebelumnya membukukan laba USD 482 ribu, pendapatan keuangan menurun menjadi USD 9,4 juta dari USD 14,73 juta dan laba selisih kurs menyusut hanya USD 5,24 juta dari tahun 2011 sebesar USD 67,26 juta. Beban keuangan tercatat melonjak menjadi USD 40,6 juta dari tahun sebelumnya USD 34,69 juta.

Akibatnya perseroan pada tahun lalu membukukan rugi tahun berjalan mencapai USD 19,56 juta dibanding 2011 yang mencatat laba USD 151,34 juta.

Selain itu, perseroan juga mengagendakan perubahan susunan dewan komisaris atau direksi perseroan antara lain:

Komisaris Utama : Zacky Anwar Makarim

Komisaris : Binsar H Simanjuntak

Komisaris : Tubagus Farich Nahril

Komisaris Independen : Moh Imron Zubaidy

Komisaris Independen : Achmad Sofjan Ruky

Direktur Utama : Irvan Kamal Hakim

Direktur Produksi : Hilman Hasyimd

Direktur Keuangan : Sukandar

Direktur SDM & Umum : Dadang Danusiri

Direktur Logistik : Imam Purwanto

Direktur Pemasaran : Yerry

Direktur Teknologi dan Pengembangan Usaha : Widodo Setiadarmadji (mdk/bmo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP