Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KPR BCA diminati setelah bunga kredit turun

KPR BCA diminati setelah bunga kredit turun Bank BCA. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Bank Central Asia (BCA) mencatat, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tumbuh 3,2 persen menjadi Rp 54,7 triliun pada triwulan IV 2014. Kenaikan ini cukup signifikan setelah selama tiga triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan relatif datar.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menuturkan, tumbuhnya KPR tidak lepas dari langkah BCA menurunkan suku bunga KPR pada September 2014.

"KPR bagus dari September. Kita sudah turunkan lonjakannya (suku bunga KPR). Tinggi karena sejak September sampai Januari sudah repayment Rp 1 triliun. Nah itu tidak goyang kan angkanya. Itu naik sejak September 5 persen," kata Jahja, Kamis (5/3).

Jahja membantah penurunan itu lantaran prediksi turunnya BI Rate. "Nggak juga‬," ungkapnya.

Pertumbuhan kredit juga terjadi pada kendaraan bermotor. Kredit kendaraan bermotor naik 8,3 persen atau menjadi Rp 28,9 triliun. Sementara outstanding kartu kredit juga tumbuh 18,5 persen mencapai Rp 8,9 triliun.

Jahja mengaku sangat berhati-hati melakukan penyaluran kredit. Itu tercermin dari penurunan rasio kredit bermasalah.

"Mengenai rasio kredit bermasalah (NPL) dalam penyaluran kredit 2014 sebesar 0,6 persen," ucapnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP