KPPU sebut banyaknya pemain ojek online bikin persaingan makin sehat
Merdeka.com - Komisi Pengawas dan Persaingan Usaha (KPPU) mengatakan murahnya tarif ojek berbasis online lantaran adanya persaingan yang sehat dalam bisnis aplikasi tersebut. Tak hanya ojek, aplikasi ini juga menawarkan jasa yang lain seperti antar makanan.
"Mereka ini berbisnis bukan hanya ojek tapi untuk pijat, makanan, dll. Dengan semakin banyak pemain di industri itu persaingan menjadi baik. Persaingan yang baik itu membuat harga menjadi rendah," ujar ketua KPPU Syarkawi Rauf di Kantor KPPU, Jakarta, Senin (21/12).
Syarkawi menegaskan ojek yang berbasis online juga memindahkan inefisiensi yang selama ini dibebankan kepada konsumen dan menyebabkan harga yang lebih tinggi.
"Nah sekarang, hampir semua karena aplikasi online itu harganya jadi lebih
murah. Sehingga ya inefesiensi itu tidak lagi ditanggung oleh konsumen," kata dia.
Dia menambahkan selama ini pekerja sektor informal lebih teroganisir dengan adanya bisnis aplikasi tersebut. Selain itu, basis aplikasi memperkuat faktor keamanan yang dinilai lebih terjaga dibanding perorangan.
"Dulu tukang pijat hanya punya 1-2 pelanggan sekarang bisa lebih. Pasarnya menjadi lebih luas, incomenya lebih tinggi dengan aplikasi online ini sehingga ini harus kita dukung sama-sama," pungkas dia. (mdk/sau)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya