Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KPCPEN: Indonesia Tak Sanggup Lakukan Lockdown Total

KPCPEN: Indonesia Tak Sanggup Lakukan Lockdown Total Anies Baswedan Teken Kepgub Perpanjangan PSBB Transisi. ©2020 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Raden Pardede, mengatakan bahwa Indonesia tidak mampu melakukan lockdown secara total dalam penanganan pandemi. Sejak pandemi Covid-19 merebak di Indonesia, pemerintah sampai saat ini hanya menerapkan pembatasan secara bertahap, hingga yang terbaru adalah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

"Kita tidak memiliki kemampuan untuk melaksanakan total lockdown dalam jangka waktu yang lama. Jadi jelas itu bukan pilihan kita karena memang kita tidak sanggup," ungkap Raden dalam webinar Indonesia Sehat dan Maju: Kebangkitan Ekonomi Pasca Pandemi pada Rabu (10/3/2021).

Salah satu alasan utama tidak dilakukan lockdown, agar kelompok masyarakat yang memang harus bekerja setiap hari tetap bisa melanjutkan kehidupannya. Oleh sebab itu, pemerintah mengambil jalan tengah dengan menyeimbangkan antara penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

"Kenapa seperti itu? karena buat kelompok di bawah kalau mereka tidak bekerja untuk satu atau dua hari, mereka tidak makan. Sesederhana itu. Jadi memang tetap kita harus memperhitungkan bagaimana penghidupan mereka," jelasnya.

"Keseimbangan antara penanggulangan Covid-19 atau kesehatan dengan pemulihan ekonomi itu memang kita ambil dengan analogi pedal gas dan rem," sambung Raden.

Pemerintah, katanya, akan terus melakukan keseimbangan tersebut. Bahkan menurutnya, strategi itu sudah menunjukkan perubahan ke arah perbaikan termasuk dalam jumlah kasus positif.

"Kita masih dengan perubahan-perubahan yang kita lakukan selama ini dari PSBB sampai yang terakhir PPKM mikro. Kita melibatkan sampai di tingkat RT/RW karena dengan keterlibatan komunitas yang lebih kecil, disiplin mereka terlihat lebih baik," tutur Raden.

Reporter: Andina Librianty

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP