Korban longsor Banjarnegara dapat rumah instan Rp 50 juta
Merdeka.com - Pemerintah berjanji segera membuatkan rumah bagi korban longsor Banjarnegara, Jawa Tengah. Melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera), sebanyak 147 Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) bakal segera dibangun.
Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono menugaskan pemerintah daerah Jawa Tengah dan Bupati Barjarnegara tengah mencari tempat relokasi. Nantinya, per rumah instan bakal dibiayai Rp 50 juta.
"Untuk pembangunan Risha setara dengan tipe 36 diperkirakan membutuhkan dana Rp 10,29 miliar. Kalau anggaran untuk sanitasi dan air minum masih kita hitung," kata Basuki seperti dikutip dari laman Kementerian PU-Pera, Jumat (26/12).
Selain pembangunan hunian, perbaikan jalan yang tertutup dan rusak akibat longsor juga segera diperbaiki. Terlebih, jalur itu merupakan akses utama masyarakat menuju Dieng.
"Jalan ada 4 titik yang akan kami perbaiki. Yang longsoor sedikit dan ambles kami akan perbaiki. Jalan tetap disitu, karena itu jalan utama ke Dieng," ujarnya.
Di sisi lain, Dirjen Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum, Djoko Murjanto ogah membeberkan berapa total kebutuhan dana yang akan dialokasikan untuk penanggulangan bencana ini. Menurutnya, kebutuhan dana untuk program ini akan dipenuhi dari pos anggaran darurat untuk penanganan musibah dan bencana alam.
"Anggarannya tidak besar, kalau kondisi bencana gini kita kerja dulu bayar belakangan," ungkap Djoko.
Risha merupakan penemuan teknologi konstruksi knock down yang dapat dibangun dengan waktu cepat atau secara instan dengan menggunakan bahan beton bertulang pada staruktur utamanya.
Inovasi ini didasari oleh kebutuhan akan percepatan penyediaan perumahan dengan harga terjangkau dengan tetap mempertahankan kualitas bangunan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia(SNI). Tidak hanya itu, rumah instan ini ternyata pernah diterapkan di Aceh dan bentuknya merupakan rumah permanen. (mdk/bim)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya