Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kontribusi ekspor dari UMKM, RI kalah dari Thailand dan Filipina

Kontribusi ekspor dari UMKM, RI kalah dari Thailand dan Filipina pengrajin bangku sekolah. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani mengatakan kontribusi usaha mikro kecil menengah (UMKM) terhadap ekspor masih rendah. Bahkan, angka tersebut masih kalah dengan negara lain di kawasan Asia Tenggara.

"Saya melihat, pangsa pasar UMKM di pasar ekspor masih rendah. Kontribusi UMKM melakukan ekspor masih rendah. Kebijakan yang ada dari Amerika Serikat langsung tidak langsung pasti ada tapi tidak akan signifikan karena memang UMKM-nya belum baik," kata Rosan di Jakarta, Senin (21/11).

Dia mencatat, kontribusi UMKM terhadap pembentukan PDB sebesar 59 persen dan kontribusi terhadap ekspor Indonesia pada 2015 sekitar 15,8 persen. Sedangkan, kontribusi UMKM terhadap ekspor di Thailand mencapai 29,5 persen dan Filipina 20 persen.

Sementara, akses sektor UMKM ke rantai nilai pasok produksi global juga masih minim, yakni hanya 0,8 persen. Ini menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM tidak memiliki informasi dan akses ke pasar global.

Menurut Rosan, pemerintah dan berbagai pihak terkait perlu memperkuat peran UMKM di dalam negeri, dengan meningkatkan kualitas dan kuantitasnya. "Kendala ekspor juga karena itu (peran UMKM). Jadi kita lihat tiga hal, konsistensi kualitas, kuantitas dan administrasi dan pengenalan teknologi," imbuhnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP