Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kontraksi 2020 Tak Dalam, Pemerintah Yakin Pemulihan Ekonomi Tahun ini Berbuah Manis

Kontraksi 2020 Tak Dalam, Pemerintah Yakin Pemulihan Ekonomi Tahun ini Berbuah Manis Wamenkeu Suahasil Nazara. ©2019 Humas Kemenkeu

Merdeka.com - Pertumbuhan ekonomi 2020 terkontraksi hingga -2,1 persen. Wakil Menteri Keuangan, Suhasil Nazara menilai, capaian tersebut lebih baik dibandingkan negara lain yang mengalami kontraksi ekonomi lebih dalam.

"Kalau kita lihat Indonesia minus 2,1 persen. Negara lain ada yang lebih dalam kontraksinya dari Indonesia," kata Suahasil dalam Temu Stakeholders untuk Percepatan dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Jakarta, Kamis (1/4).

Dia menjelaskan, pijakan pertumbuhan ekonomi Indonesia dinilai lebih baik dari negara lain. Pertumbuhan ekonomi tersebut menjadi pijakan yang lebih ringan untuk melangkah ke depan.

"Jadi kalau kita lihat pertumbuhan Indonesia terkontraksi tapi ada pijakan untuk maju ke depan," kata dia.

Sebaliknya negara-negara lain dinilai memiliki pijakan yang lebih berat lantaran kontraksi pertumbuhan ekonomi lebih dalam. Maka, Suahasil optimis pemulihan ekonomi nasional tahun ini akan berbuah manis.

"Pijakan kita oke, kita punya pijakan, oleh karena itu kita melihat "tahun 2021 pemulihan ekonomi harus jalan terus," kata dia.

Diingatkan Tetap Hati-Hati

hati hatiRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Meski beban yang dibawa Indonesia lebih ringan, Suahasil mengingatkan semua pihak harus tetap berhati-hati. Sebab masih ada tantangan yang perlu dihadapi yakni intervensi kesehatan berupa vaksinasi massal gratis.

Selain itu, APBN juga menjadi tantangan dalam pemulihan ekonomi nasional. "APBN akan tetap fleksibel, APBN akan menjadi alat pemulihan ekonomi," kata dia.

Tak ketinggalan, tantangan terbesar bukan sebatas bisa keluar dari masa-masa tersulit dari Pandemi Covid-19. Melainkan juga harus bisa keluar dari krisis dan bangkit.

"Tidak boleh kita hanya sekedar selamat, sekedar survive. Kita harus selamat dan survive serta memiliki reformasi struktural," kata dia.

"Sehingga ketika intervensi kesehatan berupa vaksinasi membaik, survival kitnya membaik, lingkungan usahanya juga membaik," tuturnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP