Konsumsi listrik naik, pemerintah tak bisa andalkan PLN
Merdeka.com - Pemerintah menyebut pertumbuhan konsumsi listrik meningkat sembilan persen per tahun. Maka itu, pemerintah menginisiasi pembangunan pembangkit listrik 35 ribu megawatt hingga 2019.
Itu di luar program percepatan pembangkit listrik 10 ribu megawatt dijalankan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman mengatakan, pemerintah tak bisa hanya mengandalkan PLN untuk memasok kebutuhan listrik masyarakat yang terus meningkat. Sebab, proyek pembangkit listrik perusahaan setrum negara itu sering terhambat.
Beda dengan investor swasta membangun pembangkit listrik atau independet power producer (IPP).
"Kita tahu, kalau hanya mengandalkan PLN enggak akan mungkin tercapai. Tapi kan kita lihat bahwa justru mayoritas sekarang ke IPP. Kita lihat seperti yang terakhir ini, IPP yang ekspansi itu rata-rata on schedule," kata Jarman, Jakarta, Selasa (20/1).
Dia optimistis, pemerintah mampu menuntaskan target pembangunan pembangkit listrik 35 ribu megawatt dalam lima tahun. Sebab, sebagian besar proyek sudah digarap swasta.
"Kami percaya karena ini mayoritas, 25 ribu MW, itu oleh IPP. Sebagian itu adalah IPP yang sudah eksisting tinggal ekspansi." (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya