Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Konglomerat China ingatkan Trump soal ancaman PHK 20.000 pekerja

Konglomerat China ingatkan Trump soal ancaman PHK 20.000 pekerja Wang Jianlin. Chinese billionaire Wang Jianlin at AMC Empire Theatre in New York (Photo credit: David Yellen for F

Merdeka.com - Konglomerat asal China yang merupakan bos besar Wanda Group mengingatkan presiden AS terpilih, Donald Trump soal ancaman PHK 20.000 pekerja AS. Hal ini bisa terjadi jika Donald Trump salah mengelola investasi dari China.

"Saya menanamkan investasi lebih dari USD 10 miliar di AS dan mempekerjakan lebih dari 20.000 orang," kata CEO Wanda Group, Wang Jianlin seperti dikutip dari Channel News Asia, Rabu (14/12).

"Jika ada salah dalam penanganan, mereka tidak punya apa-apa (nantinya) untuk dimakan."

Wang mengatakan bahwa dia telah meminta Ketua Motion Picture Association of America, Chris Dodd untuk menyampaikan pesan ini kepada Trump. Ancaman ini diucapkan Wang Jianlin setelah parlemen AS meningkatkan pengawasan akuisisi China di aset hiburan AS.

"Setidaknya dalam industri film dan TV, Anda harus menyadari bahwa film berbahasa Inggris (di AS) mengandalkan box office China untuk pertumbuhan," tambah Wang Jianlin.

Beberapa anggota parlemen AS mengatakan bahwa Komite Investasi Asing di AS akan mengecek kembali keamanan investasi asing dan memeriksa setiap penawaran yang masuk. Hal ini termasuk untuk Wanda.

Wanda telah membeli rantai bioskop di AS yaitu AMC senilai USD 2,6 miliar pada 2012 silam. Pada Januari, Wanda menghabiskan USD 3,5 miliar untuk membeli Legendary Entertainment, yaitu perusahaan di balik fil Batman trilogi dan World Jurassic. Legendary Entertainment juga segera akan membuat film The Great Wall yang dibintangi Matt Damon dan disutradarai oleh pembuat film China, Zhang Yimou.

"Kami menunggu sikap Trump terhadap perusahaan berbudaya China."

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP