Kompensasi kenaikan BBM disebut proyek kejahatan negara

Reporter : Idris Rusadi Putra | Minggu, 19 Mei 2013 09:46

Kompensasi kenaikan BBM disebut proyek kejahatan negara
Kenaikan BBM. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pemerintah terus dipusingkan dengan subsidi BBM yang diprediksi akan tembus Rp 250 triliun. Berbagai cara diwacanakan pemerintah, mulai dari pembatasan pembelian BBM subsidi hingga kenaikan harga.

Pemerintah bakal menaikkan harga BBM, jenis premium menjadi Rp 6.500 per liter dan solar menjadi Rp 4.500 per liter. Sebagai kompensasi kenaikan BBM, pemberian menggulirkan program Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang mekanismenya sama seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT). Besarannya Rp 150.000 per bulan per rumah tangga sasaran (RTS).

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno melihat, pemberian BLT merupakan sebuah proyek kejahatan negara kepada rakyat. Pemerintah terus menggembar-gemborkan akan menaikkan harga BBM subsidi yang menyulut kenaikan harga barang lainnya.

"Harga BBM naik dihembuskan terus, sehingga harga barang melambung. Pada batas tertentu, rakyat akan kepayahan dan pada saat itulah diluncurkan BLT (BLSM). Sehingga rakyat menganggapnya sebagai malaikat. Dan berikutnya rakyat akan memilih partai pemberi BLT," ucap Djoko lewat pesan singkatnya kepada merdeka.com di Jakarta, Minggu (19/5).

Dalam pandangan Djoko, untuk penghematan konsumsi BBM seharusnya dilakukan dengan membenahi angkutan umum. Dengan membaiknya angkutan umum, masyarakat Jakarta yang selama ini paling besar mengonsumsi BBM subsidi, bisa dialihkan ke angkutan umum. Dari data Djoko, saat ini 90 persen usia armada angkutan umum di atas 10 tahun.

"Kondisi angkutan umum saat ini sangat memprihatinkan, sehingga perlu dilakukan upaya penyelamatan agar tetap memberikan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan," jelasnya.

Untuk menyelesaikan permasalahan angkutan umum, harus melibatkan semua pemangku kepentingan, instansi atau kementerian terkait. Dibutuhkan kesamaan pandangan dari semua pihak terhadap pentingnya pengembangan angkutan umum di Indonesia dalam rangka mendukung kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.

"Harus ada keberpihakan terhadap upaya pengembangan transportasi umum. Diperlukan operator angkutan umum yang memiliki kapabilitas agar mampu menghadapi tantangan dan hambatan dalam menunjang kesinambungan dan pelayanan bagi masyarakat," tutupnya.

[noe]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Pergi jam istirahat sekolah, siswi SMK Nusa Husada Cipondoh hilang
  • Bahas sejumlah agenda, Jokowi terima tim parlemen Jepang
  • 'Apakah penangkapan Novel Baswedan untuk penegakan hukum?'
  • Indra Brugman anggap Soraya Abdullah hanya sekedar teman
  • Gelar Khalifah hilang, Manunggaling Kawulo Gusti juga ikut hilang
  • Tersangka kasus UPS ajukan penangguhan penahanan ke Bareskrim
  • Samsung Galaxy Note 5 mulai digarap dengan kode 'Project Noble'
  • Kemeja putih berteknologi canggih ini tak akan bisa kotor, mau beli?
  • Peserta tes masuk Tamtama Polri ngeluh ujian pakai sistem komputer
  • Sakit hati terhadap perusahaan, Daus hajar karyawan & buang ke jalan
  • SHOW MORE