Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Komisi XI setujui asumsi makro APBN 2019, salah satunya nilai tukar Rp 14.400 per USD

Komisi XI setujui asumsi makro APBN 2019, salah satunya nilai tukar Rp 14.400 per USD Sri Mulyani rapat dengan Banggar DPR. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pemerintah akhirnya menyepakati asumsi ekonomi makro Rancangan Penerimaan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019. Menteri Keuangan Sri Mulyani berterimakasih atas kritik dan masukan yang disampaikan oleh DPR selama pembahasan.

"Saya berterimakasih atas masukan pertanyaan yang semuanya. Saya anggap merupakan upaya kita untuk membuat betul betul APBN kita kredibel dan tetap terjaga meskipun kita mengakui adanya dinamika global yang harus terus kita waspadai," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/9).

Sementara itu, Ketua Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng mengatakan, pihaknya optimistis pembangunan pada 2019 akan lebih baik. Dia menekankan, pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap USD tidak boleh membuat patah semangat.

"Kita optimis di dalam pembangunan ke depan tahun 2019. Jadi fluktuasi kurs itu bukan membuat kita menjadi patah semangat kita tetap semangat membangun. Pertumbuhan masih positif, semoga siapa pun yang memimpin negara ini rakyat yang akan beruntung," jelasnya.

Adapun asumsi ekonomi makro yang disetujui adalah:

1. Pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5,3 persen

2. Inflasi pada target 3,5 persen

3. Nilai tukar Rupiah diasumsikan Rp 14.400 per Dolar AS

4. Suku bunga SPN 3 bulan rata-rata 5,3 persen.

Sementara itu, tingkat pengangguran ditargetkan 4,8 persen sampai 5,2 persen, tingkat kemiskinan 8,5 sampai 9,5 persen, tingkat ketimpangan 0,38 sampai 0,39, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 71,98.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP